-->

GK Jokowi Sumut Dukung Bobby-Aulia di Pilkada Kota Medan

harian9 author photo

MEDAN| H9
Sebanyak 300 spanduk Ukuran 1x2 sudah dipasang di 300 Titik Strategis (Simpul Massa & Pos Relawan) dan tersebar di 21 Kecamatan di Kota Medan. Kemudian 1500 pcs masker kesehatan sudah dibagikan di 53 pasar tradisional di Medan. 


Spanduk kampanye dan masker kesehatan didapat dari Penggalanan Dukungan yang di Lakukan Galang Kemajuan (GK) Jokowi Center di Jakarta, bahkan kegiatan ini langsung dikoordinir oleh Didy Budiono, Ade Rukmini dan Meiji. Koordinator pemasangan dipimpin langsung oleh Benson Kaban, selaku Koordinator GK Jokowi di Sumatera Utara. 

Benson Kaban, selaku Koordinator GK Jokowi di Sumatera Utara mengatakan kedepan, menjelang hari pemilihan 9 Desember 2020, GK Jokowi akan membagikan masker lebih banyak lagi, sasaran pembagian tetap di pasar tradisional. 

"GK Jokowi mengajak kalangan luas untuk ikut ambil bagian untuk perubahan Medan ke arah lebih baik, dengan menjaring tambahan relawan baru di Medan, untuk ikut berpartisipasi dan berperan aktif Memenangkan Pasangan Calon Walikota Medan Bobby - Aulia (Nomor Urut 2),"katanya, Sabtu (28/11/2020).

Dikatakannya, selama ini cara GK dalam merekrut relawan baru adalah dimana 1 orang Relawan akan mendapatkan 1 Kaos Polo T-Shirt GK Jokowi (Limited Edision) dan 20 buah Masker Kesehatan. 

"Seorang relawan berkewajiban memasang 5 buah spanduk ukuran 2x1 meter yang sudah tersedia di Posko GK Jokowi untuk di Pasang di lokasi strategis dan membagikan 20 Masker sekaligus mengajak orang untuk Pilih Bobby - Aulia,"ujarnya. 

Untuk Program Bobby Aulia sendiri, GK mengusulkan Revitalisasi jalur sungai Deli dan sungai Belawan sebagai 2 batang sungai utama yang membelah Kota Medan, revitalisasi dalam arti kata luas, menggali (memperdalam dan memperlebar sungai dengan eskavator agar lebih lancar debit airnya dari pematang hingga ke muara di pantai Timur, membangun jalur bersepeda di pinggir sungai sepanjang jalur sungai utama, dan menyambut program nasional untuk membangun jalan tol dalam kota dengan Tiang Balkon dipinggir sungai. 
"GK Jokowi juga akan mengusulkan ke Dirjen terkait di KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) agar mendukung pemko Medan dalam mengatasi banjir yang kini menjadi masalah utama di Kota Medan, mengingat, daerah hulu sungai di dataran tinggi karo dan deliserdang sebagai daerah penyangga hutannya sudah rusak, Ini perlu dilakukan perhatian khusus dalam melalukan suksesi gerakan Konservasi,"katanya.

GK yakin dengan Bobby Aulia mampu membangun sinergi ini. Sungai sebagai sarana transportasi lama, sebagai jalur utama transportasi perdagangan Medan pada zaman dulu, harus dihidupkan kembali sebagai sarana wisata dalam kota, pinggiran sungai juga terintergrasi sebagai Taman Kota. 

GK Jokowi di Sumatera Utara lahir dari embrio Forum Bumi Hijau, sebuah lembaga pegiat lingkungan hidup yang selama ini memfokuskan pengembangan tanaman konservasi yang berasal dari tanaman rakyat yang memiliki nilai ekonomis tinggi, yakni Aren, Kopi dan Pinang. 

Disumatera Utara, GK Jokowi fokus utama dalam gerakan lingkungan hidup dan mengembangkan ekonomi kerakyatan melalui pembinaan koperasi dan umkm.

"Untuk program Pasar, GK mengusulkan untuk memaksimalkan fungsi pasar induk sebagai BUMD yang menaungi 52 Pasar Tradisional di Kota Medan. Ini menjadi aset besar bagi pemko Medan untuk mendapatkan PAD yang besar," ujarya.

Pasar Induk Tuntungan sebagai pusat Sayur-mayur dan Buah di Medan harus di maksimalkan fungsinya, Pasar Tradisional harus memperoleh sayur-mayur dan buah harus dari Pasar induk, juga untuk melengkapi dan mengembangkan Pasar Induk sejak awal tahun 2020 di Pasar Induk Laucih sudah dirintis Pasar Ikan, selanjutnya Rempah-rempah dan Sembako.
Profil dan sejarah berdirinya GK di Sumut

Forum Bumi Hijau (FBH) merupakan Embrio lahirnya organisasi Galang Kemajuan Jokowi (GK Jokowi) di Sumatera Utara, sebagai bagian GK Center Jokowi dibawah pimpinan Ketua Umum Kelik Wirawan. 

Event Gerakan Nasional Penanaman Pohon Aren tahun 2016, Seminar Nasional di gedung Biro Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) dan Temu Nasional Petani Pegiat Aren Se-Indonesia yang dihadiri perwakilan 23 Provinsi di Villa Aren desa Buluh Awar, Sibolangit, Deliserdang - Sumatera Utara. 

Event tersebut di organize oleh anak-anak muda yang tergabung dalam wadah #ForumBumiHijau, Kegiatan tersebut di dukung penuh oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (K-LHK), Ketua Umum GK Jokowi Center, yang juga sebagai Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan hadir dalam rangkaian kegitan tersebut, disanalah terjadi sinergi dan memiliki visi bersamaan, sejak itu aktivitas FBH sama dengan aktivitas di GK, beberapa kali pertemuan nasional, Medan/ sumatera utara selalu aktif hingga saat ini. 

Sebelumnya sejak tahun 2011, sudah aktif menggalakkan Penanaman Kopi di dataran Tinggi Karo, saat Erupsi Gunung Sinabung bermula sejak tahun 2010, Hanya tanaman Kopi tanaman yang paling tahan dengan terpaan abu vulkanik, dan Kopi sebagai Benteng Pertahanan Ekonomi Masyarakat ditengah situasi Erupsi Sinabung yang tidak tau kapan berakhirnya, dibentuklah Brand #SinabungCoffee sebagai Icon Promosi awal #KopiKaro sebagai sebuah Brand, mengikuti Festival-festival Kopi hingga mampu menggagas Event Festival Kopi Rakyat Taneh Karo di tahun 2015 melalui wadah yang sebekumnya dibentuk bernama AKTK (Asosiasi Kopi Taneh Karo). 

#Tiga Jenis tanaman Konservasi yang memiliki nilai ekonomis tinggi bagi rakyat dikembangkan sebagai fokus utama bagian dari semangat Gerakan Konservasi, yakni Aren, Kopi dan Pinang.(pr-01)
Komentar Anda

Berita Terkini