-->

KUA Besitang Di Duga Lakukan Pungli dalam Mengurus Pernikahan Warga

harian9 author photo


LANGKAT| H9
Kantor Urusan Agama( KUA) Kecamatan Besitang di duga melakukan pungutan liar( Pungli) dalam urusan administrasi Pernikahan. Drs Ismail Efendi  sebagai Kepala KUA Besitang dengan berbagai modus untuk kepentingan pribadinya sering meminta uang di luar ketentuan yang ada.

Hal ini di sampaikan Nur(27) warga Desa Sekoci kepada kru H9 ,Selasa (24/11/20) mengatakan ketika mendatangi kantor KUA Bestang oknum Is,SAg minta agar calon pengantin nikah di rumah saja dengan syarat membayar biaya nikah sebesar Rp.600.000.Namun di luar itu calon pengantin juga harus menambah biaya transportasi sebesar Rp.200.000.

Lebih lanjut Nur yang baru menikah beberapa bulan yang lalu juga menyesalkan sikap kepala KUA yang tidak mau menikahkan di kantor KUA karena gratis, padahal sudah ada Balai Nikah ,kata Nur

Sementara Ngatino (48) warga yang sama juga membeberkan selain uang resmi Rp.600.000 dia juga harus membayar uang akte nikah sebesar Rp.300.000.lagi.

Kepala KUA Besitang Drs Ismail Efendi ketika di konfirmasi, Rabu(25/11/20) di ruang kerjanya mengatakan tidak ada uang tambahan  atau pungli dan mengenai setoran ke Bank yang ditunjuk maka calon pengantin langsung yang setor bukan pihak KUA . Setelah itu calon pengantin membawa bukti setoran Bank ke KUA Besitang.Begitu juga setelah selesai menikahkan calon pengantin ,ada yang mengajak untuk makan bersama dan memberikan sedikit rezeki, apa salahnya yang penting bukan kita yang memintanya

Drs Ismail Efendi, juga membantah kalau urusan Nikah tidak boleh di Balai Nikah tapi kata Ismail kita punya budaya apalagi Budaya Melayu ada adab dan etika.Kita hanya menawarkan kepada Calon pengantin nikah di rumah saja tanpa ada pemaksaan.Namun kalau pengantin mau nikah juga di kantor Kua kita terbuka saja,papar Drs Ismal Efendi. (WD.042)
Komentar Anda

Berita Terkini