-->

Pemkab Paluta Sampaikan Nota Rancangan KUA PPAS APBD Tahun Anggaran 2021 Ke DPRD

harian9 author photo


PALUTA| H9
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) sampaikan nota penjelasan rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2021 kepada DPRD Paluta dalam rapat paripurna di Aula DPRD Paluta, Jalinsum Gunung Tua-Psp, Lingkungan I, Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Kamis (5/11).

Dalam rapat paripurna penyampaian nota KUA dan PPAS yang dimulai sekitar pukul 14.30 Wib, dihadiri Bupati Paluta Andar Amin Harahap SSTP MSi diwakili Sekdakab Paluta H Burhan Harahap SH, Forkompida, pimpinan OPD, camat se Paluta beserta undangan lainnya.

Penyampaian dan penyerahan Nota penjelasan rancangan KUA dan PPAS itu diwakili Sekdakab Paluta H Burhan Harahap SH dan diterima pimpinan DPRD Paluta Basri Harahap didampingi Abdul Ghafur Simanjuntak.

Dalam nota penyampaian KUA dan PPAS, Bupati Paluta Andar Amin Harahap SSTP MSi diwakili Sekda H Burhan Harahap SH menyebutkan bahwa sesuai dengan Permendagri nomor 64 tahun 2020 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2021, ada 7 prioritas pembangunan nasional tahun 2021 antara lain:

1. Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan,
2. Mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan,
3. Meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing,
4. Revolusi mental dan pembangunan kebudayaan,
5. Memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar,
6. Membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim,
7. Memperkuat stabilitas politik, hukum, pertahanan dan keamanan dan transformasi pelayanan publik.

Kemudian, didalam RKPD Provinsi Sumatera Utara tahun 2021 dijabarkan fokus pembangunan provinsi Sumatera Utara sebagai berikut :

1. Peningkatan nilai tambah sektor agraris dan pariwisata yang berkelanjutan dan peningkatan kompetensi SDM unggul,
2. Perluasan akses pendidikan menengah kejuruan dan khusus,
3. Peningkatan jangkauan layanan kesehatan,

4. Konektivitas antar pusat pertumbuhan wilayah dan pusat-pusat produksi,

5. Pemulihan Pandemi Covid-19,

Tambahnya, sejalan dengan prioritas pembangunan nasional serta fokus pembangunan provinsi Sumut diatas, fokus pembangunan yang diarahkan pada Jabupaten Paluta untuk tahun 2021 sebagai berikut :

1. Pemerataan pendistribusian tenaga pendidik dan kependidikan,
2. Peningkatan kualitas manajemen pendidikan,
3. Peningkatan peluang dan kesempatan kerja terdidik dan terampil,
4. Peningkatan kualitas kompetensi tenaga kerja,
5. Pengembangan pengelolaan daerah destinasi wisata,
6. Peningkatan pemberdayaan koperasi dan UMKM,
7. Rehabilitasi dampak Pandemi Covid-19,

Dan untuk penyusunan APBD tahun anggaran 2021,hal pertama yang harus dilakukan adalah pembahasan rancangan KUA dan PPAS APBD tahun anggaran 2021.

Secara umum asumsi KUA dan PPAS tahun anggaran 2021 yang diajukan yakni struktur pendapatan daerah kabupaten Paluta pada tahun anggaran 2021 turun sebesar Rp168.807.666.157,- dari target pendapatan tahun sebelumnya yakni sebesar Rp1.253.607.418.983,- menjadi sebesar Rp1.084.799.752.826,- yang terdiri dari pendapatan asli daerah yang pada tahun sebelumnya direncanakan sebesar Rp59.455.282.526,- ditargetkan menjadi sebesar Rp44.637.180.063,-. Dan pendapatan transfer ditargetkan sebesar Rp1.040.162.572.763,-.

“Kita semua tentu menyadari bahwa waktu yang kita miliki cukup terbatas. Namun dengan kapasitas dan kompetensi yang dimiliki oleh seluruh pimpinan dan anggota dewan yang terhormat, serta ditambah dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, kami yakin penyusunan APBD tahun anggaran 2021 dapat terselesaikan dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu salah satu anggota DPRD Paluta Amas Muda Siregar SE saat dikonfirmasi mengatakan setelah rapat penyampaian nota rancangangan KUA dan PPAS, selanjutnya DPRD Paluta akan segera membahasnya di Badan Anggaran (Banggar).(WD-009)
Komentar Anda

Berita Terkini