-->

PT PLN Padangsidimpuan Serahkan Santunan Kepada Anak Yatim

HARIAN9 author photo

 PADANGSIDIMPUAN|H9
Sebagai bentuk rasa syukur dan implementasi tanggung jawab sosial perusahaan, PT. Perusahaan Listrik Negara (PT.PLN) Persero Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Area Padangsidimpuan bersama PT. PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Padangsidimpuan Kota, menggelar doa bersama sekaligus menyerahkan santunan kepada anak yatim yang tersebar di wilayah kerja PT. PLN (Persero) UP3 Area Padangsidimpuan.

Manager PT PLN UP3 Area Padangsidimpuan Yusuf Hadiyanto dalam sambutannya mengatakan, acara ini merupakan bentuk rasa syukur PLN atas dukungan masyarakat dan bentuk kehadiran PLN untuk masyarakat di wilayah kerja PT PLN UP3 Padangsidimpuan.

“ Ini menjadi momen yang sangat baik untuk PLN berdoa dan berbagi dengan sesama. Saya harap adik-adik yatim dapat memberikan doa bagi PLN, agar PLN semakin kuat dalam menghadirkan listrik bagi masyarakat, ” ujar Yusuf.

Yusuf menambahkan, YBM PLN akan terus berusaha semaksimal mungkin menyalurkan zakat dan infaq yang merupakan kewajiban dari karyawan dan karyawati PT PLN untuk mengikhlaskan gaji pokoknya di potong 2,5 persen setiap bulannya untuk kegiatan-kegiatan pemberdayaan umat.

“ Melalui kegiatan-kegiatan tersebut, diharapkan dapat mengentas kemiskinan dan mengubah mustahik menjadi muzaki. Semoga dengan santunan ini, bisa menambah semangat belajar dan semangat ibadah anak-anak sekalian, “ kata Yusuf.

Sementara Manager PT ULP Padangsidimpuan Kota Deppin Samsuri Harahap menyampaikan, santunan yang diberikan ini adalah wujud kepedulian PLN melalui YBM PT PLN UP3 Area Padangsidimpuan terhadap anak yatim dan salah satu bentuk silaturahim terhadap masyarakat sekaligus ungkapan syukur bahwa PLN masih berdiri dengan tegap untuk menerangi nusantara.

“ Acara ini diadakan oleh YBM PLN UP3 Area Padangsidimpuan dan merupakan wujud kepedulian karyawan muslim PT. PLN melalui YBM PLN UP3 Area Padangsidimpuan untuk berbagi kepada saudara-saudara kami yang membutuhkan dan momen ini sangat tepat untuk PLN berbagi dengan sesama. Diharapkan adik-adik ini adalah generasi penerus bangsa yang akan selalu menerangi negeri ini dan kiranya dalam kegiatan ini kiranya dapat membantu meringankan beban masyarakat, apalagi ditengah masa Pandemi Covid-19 ini, “ ucap Deppin.

Ketua YBM PT PLN UP3 Area Padangsidimpuan  Edi Saleh Siregar mengatakan, program berbagi kepada anak yatim ini merupakan program nasional dan di Kota Padangsidimpuan ada 75 orang yang berhak menerima, yang diharapkan ke depan ada lebih banyak lagi yang menerima khususnya warga dhuafa di Tabagsel.

“ Program YBM PLN yakni program social, yang mana setiap pegawai PLN yang muslim gajinya dipotong 2,5 persen dan dananya dikelola YBM, yang muaranya untuk menunjang kinerja karyawan PT PLN. Dengan adanya pemberian santunan ini berarti kita telah menjalankan perintah Allah untuk berbagi antar sesama. Jangan lihat jumlahnya, tapi kita lihat berkahnya  mungkin ada ridho Allah di sini untuk keberlangsungan PT PLN, “ tutur Edi Saleh.

Pendamping anak yatim Ibu Linda mengucapkan terima kasih atas kepedulian PLN terhadap anak-anak yatim dan apa yang diberikan kepada anak-anak bisa bermanfaat dan anak-anak yatim dapat merasakan kebahagiaan bersama PLN dan semoga semua muzakki (pegawai PLN), kebaikkan nya akan di balas oleh Allah SWT, diberikan rezeki yang lebih banyak dan berkah, serta semua keluarganya diberikan kesehatan.

“ Terimakasih banyak kepada PLN dan YBM PLN, semoga PLN makin Jaya dan YBM PLN dapat menebar kebermanfaatan lebih luas lagi. Kami mendoakan agar PLN tetap maju dan karyawannya di beri perlindungan oleh Allah SWT dalam menjalankan tugas, “ ungkap ibu Linda.

Dalam Tausyiahnya, Ustadz Muhammad Ali Nafiah Siregar. sangat mengapresiasi kegiatan penyantunan anak yatim yang dilaksanakan PT.PLN (Persero) UP3 Area Padangsidimpuan bersama PT. PLN ULP Padangsidimpuan Kota melalui YBM PLN.

“ Kegiatan ini merupakan ungkapan silaturrahim dan berbagi antara sesama ummat muslim dan harus menjadi inspirasi dan dapat memotivasi bagi semua karyawan PLN yang telah berkomitmen dalam membantu masyarakat, “ tutur Ustadz Ali Nafiah.

Ia juga memberi semangat kepada anak-anak yatim dan anak-anak jangan merasa kecil hati dan putus asa karena kehilangan orang tua. Tapi jadilah anak yang pemberani, karena Rasulullah juga sebelum lahir ke dunia beliau telah ditinggalkan ayahandanya menghadap Ilahi.

“ Di dalam diri Rasulullah ada nilai tauladan yang harus di tiru. Rasulullah sangat mencintai anak yatim. Tauladan itu harus kita ikuti. Dengan potongan 2,5 persen dari gaji karyawan, tidak membuat kita miskin  tapi rezeki kita akan semakin bertambah. Perhatikanlah anak-anak yatim di sekitar kita, “ ajaknya. ((WD.014)

Komentar Anda

Berita Terkini