-->

Sei Berombang Panai Hilir Skala Prioritas Berantas Narkotika

harian9 author photo


LABUHANBATU | H9
Peredaran narkoba di Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu sudah menjadi skala prioritas kedua setelah Labusel dalam pemberantasan tindak pidana narkoba oleh Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, kata Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu SH MH Kamis (26/11/2020).

Penggerebekan ke empat kalinya di Sei Berombang Rabu (25/11/2020) yang dilakukan oleh Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu SH MH didampingi Kanit 2 Ipda Tito Alhapezt STRK.MH dan Tim berhasil mengungkap jaringan pengedaran narkoba dengan menangkap empat orang tersangka.

Dari hasil penangkapan tersangka JMU alias Jeni (26) dengan barang bukti 1(satu) bungkus plastik klip diduga berisi sabu seberat 0.43 gram, 1(satu) buah sekop terbuat dari pipet, 4(empat) bungkus plastik klip kosong, 1(satu) buah Toples. dari hasil pengembangan penangkapan JMU ditangkap lagi tersangka JN alias Ida ( 46) dengan barang bukti 1(satu) plastik klip berisi dugaan sabu-sabu seberat 0.21 gram , 30(tigapuluh) plastik klip kosong, 1(satu) buah sekop  pipet, 1(satu) buah panci aluminium tempat menyimpan sabu-sabu, 1(satu) buah buku tulis catatan transaksi sabu, 1(satu) buah timbangan electric dan 2(dua) buah bong serta 1(satu) unit HP merk Nokia.

Pengembangan terus dilakukan dengan penangkapan tersangka MS alias Syukur ( 40) dengan barang bukti 1(satu) bungkus plastik klip berisi diduga sabu-sabu seberat 0.28 gram, 1(satu) buah kotak rokok, 1(satu) buah buku catatan transaksi narkotika, lebih lanjut dikembangkan lagi dengan menangkap tersangka AYS  alias Dian (32) dengan barang bukti 1(satu) unit HP merk Samsung dan 1(satu) plastik klip kosong.

Ke empat tersangka adalah Warga Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu sementara tersangka MS dan AYS adalah residivis kasus yang sama pernah di vonis dengan hukuman 5 dan 1.5 tahun penjara.

Hasil dari pemeriksaan tersangka MS mengaku mampu menjual sabu-sabu 10 gram setiap dua hari dengan keuntungan Rp.1.500.000.(satu juta limaratusribu rupiah) sementara tersangka AYS dalam sepekan .mampu  menjual sabu-sabu sejumlah 50 gram dengan keuntungan Rp.2.500.000.( duajuta limaratusribu rupiah)

Saat ini khusus buat tersangka AYS alias Dian masih dilakukan pemeriksaan yang intensif guna pengembangan selanjutnya, kepada para  tersangka dijerat dengan pasal 114 subs 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

WD 016
Komentar Anda

Berita Terkini