-->

Tabrakan Kapal Nelayan Memakan Korban dan 1 Masih Menghilang

harian9 author photo


LANGKAT| H9

Seorang nelayan Desa Bubun Kecamatan Tanjungpura Kabupaten Langkat, meninggal dunia,akibat perahu atau sampan jaring gembung yang diawakinya tabrakan dengan Pukat teri KM Deli Jaya no selar : GT.105 No.1564/PPa yang berawak 23 orang berasal dari Gabion Belawan,terjadi tabrakan sekitar boring perairan Pangkalan Berandan.Rabu (4/11/2020) sekira pukul 20:00WIB.

Dalam kecelakaan di laut tersebut sampan jaring gembung yang berawak 4 orang, yakni Irfan Om (45) sebagai tekong ,Abdullah (30) ABK, Johan (25) ABK dan Irfan (40) ABK.

Irfan Om dan Abdullah selamat dari kecelakaan sementara Irfan meninggal dunia dalam kecelakaan dalam tabrakan tersebut dan Johan masih belum di ketahui nasibnya atau hilang dalam peristiwa di laut tersebut. Ke empat awak sampan jaring gembung merupakan warga Desa Bubun Tanjung Pura Kabupaten Langkat, Sumatera Utara

AKBP Edi Suranta Sinulingga SIK,melalui Paur Subbag Humas Polres Langkat Aiptu Yasir Rahman ketika dikonfirmasi wartawan,Kamis (05/11/2020),saat diruangan kerjanya, menjelaskan peristiwa tabrakan KM Deli Jaya dengan sampan jaring gembung di perairan sekitar Pangkalan Berandan merupakan kecelakaan di laut.

Sambung Yasir lebih lanjut,pada saat sampan jaring tersebut sedang melabuh jaring di sekitar boring perairan Brandan, kemudian sekitar jarak 1 mil laut kapal pukat teri KM.Deli Jaya no selar : GT.105 No.1564/PPa berjenis KII/Pukat Teri berjalan lurus mengarah sampan jaring gembung.

Awak sampan jaring gembung berupaya memberi kode keberadaan sampan mereka,namun tekong pukat teri, Akui tidak menyadari kode tersebut sehingga terjadi tabrakan."Ujar Paur Subbag Humas Polres Langkat.(WD012)

Komentar Anda

Berita Terkini