-->

Tangani Kasus Pilkada, Tim FBT-Mo Minta Polres Pakpak Bharat Netral

harian9 author photo


PAKPAK BHARAT| H9
Ketua Divisi Hukum  pasangan calon (Paslon) Bupati/Wakil Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor-Mutsyuhito Solin (FBT-Mo),beserta Tim Pemenangan FB-Mo datangi Polres Pakpak Bharat untuk mempertanyakan penanganan kasus yang ditangani Polres Pakpak Bharat dalam perhelatan Pilkada Pakpak Bharat tahun 2020. 

Tiba di kantor Polres Pakpak Bharat  Kamis,(12/11) sekitar pukul 11.30 Tim pemenangan FBT-Mo beserta  Ketua Divisi Hukum  FBT-Mo diterima oleh Wakapolres Pakpak Bharat Komisaris Elisa Sibuea S.Sos. Joner Nadeak Selaku Ketua Divisi Hukum beserta tim FBT-Mo mempertanyakan  beberapa laporan kasus  yang penganiayaan yang sudah dilaporkan Ke Polres Pakpak Bharat dimana  hingga saat ini penanganan yang dilakukan polres Pakpak Bharat terkesan lambat dan diduga tebang pilih.

 Adapun beberapa Kasus  yang sudah dilaporkan Ke Polres Pakpak Bharat seperti berikut:

1. Perbuatan yang tidak menyenangkan Dan laporan pengaduan tersebut disampaikan tanggal 21 September 2020 sesuai laporan Polisi: LP/57/IX/2020/PB/SPK oleh Rahma Padang sebagai perlapor, dan terlapor atas nama singkat Solin 

Penanganan kasus Penganiayaan hanya tingkat atmistrasi penyidikan.lapotan pengaduan tersebut disampaikan pada tanggal 25 Oktober 2020 oleh pelapor atas nama Riston Moi Tumangger dan terlapor Atas nama Bistok bancin sesuai laporan polisi nomor: LP/62/X/2020/PB/SPKT

Penangana penganiayaan dan pengancam  tanggal 29 Oktober 2020 sesuai laporan Polisi nomor: LP/65/X2020/PB/SPKT. dengan pelapor atas nama Gayam Berutu dan terlapor atas nama samrihot Berutu.

Penangan kasus pengeroyokan dan pengancaman tanggal 5November 2020 sesuai Laporan Polisi nomor: LP/67/XI/2020/PB/SPK  dengan pelapor atas nama Hengki Armaza Solin dan terlapor Lidik (Tidak dikenal pelaku)

Penanganan kasus pengeroyokan sesuai laporan polisi Nomor : LP/68/XI/2020/PB/SPK
Dengan pelapor atas nama Jabat Bancin dan terlapor atas Nama Lidik(Pelakunya tidak dikenal)

Penangana kasus melakukan pengerusakan secara bersama sama  tanggal 8 November 2020 sesuai laporan polisi nomor : LP/70/XI/2020/PB/SPKT
dengan pelapor atas nama James Parulian Situmorang dan Sakban Sitakar dan terlapor atas nama Riko Cibro dan Kawan-kawan.

Kedatangan kita ke kantor Polres Pakpak Bharat saat ini, merupakan bentuk desakan kami dari poslon FBT-Mo agar laporan dari kami tim FBT-MO kiranya tidak sebatas loporan saja, melainkan kita mendesak pihak Polres Pakpak Bharat segera melakukan tindakan hukum yang benar.

"Kita tetap percaya atas penegakan hukum yang di lakukan polres pakpak bharat ini, namun yang paling kita harapkan  proses hukum atas setiap laporan yang kita laporkan ke polres tersebut tidak seperti laporan 6 yang telah kita laporkan seakan-akan mandek atau tidak ada proses tidak lanjut”, pungkas Jonner Nadeak

Menanggapi desakan tersebut, Polres Pakpak Bharat melalu Wakapolres Komisaris Elisa Sibuea S.Sos mengapresiasi Tim FBT-MO atas langkah-langkah yang dilakukan untuk mempertanyakan proses hukum atas laporanya  ke polres ini. Dengan kedatangan Tim FBT-MO mempertanyakan proses hukum yang telah di laporkan tersebut dengan langkah adem atau berupa audensi tersebut ini merupakan langkah patut kita puji. Artinya dimana kedatangan tim FBT-MO melalui audensi tersebut tentunya terciptanya sesuai dengan himbauan protocol kesehatan yang tidak melibatkan kerumunan orang .

Sementara dalam penangan kasus-kasus yang sudah dilaporkan ke Polres Pakpak Bharat,Polres Pakpak Bharat netral dalam menangani proses hukum atas laporan kedua belah pihak Calon Bupati Pakpak Bharat, dan perlu kami sampaikan bahwa sebelum 9 desember 2020 semua terkait laporan kedua belah harus sudah dapat kita kelirkan,kalu pun belum selesai dalam 9 Desember kita akan tetap memproses semua laporan tersebut.

"Percaya lah bawa  kami netral, sementara ini karena polres Pakpak Bharat kekurangan personil penyelidik dan penyidik,dimana hanya mempunya 11 personil. Tapi  kami  akan terus berupaya untuk menangani kasus-kasus ini secepatnya",tutup Wakapolres. (Jan)
Komentar Anda

Berita Terkini