-->

Upaya Penanganan Covid-19, DJPb Sumut Percepat Penyaluran Dana Desa, DAK Fisik dan PEN

harian9 author photo


SIBOLANGIT| H9
Kepala Kantor Wilayah Perwakilan Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Sumatera Utara Tiarta Sebayang  mengatakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menetapkan peraturan untuk mendorong Pemda melakukan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, termasuk percepatan penyaluran dana desa yang sampai Oktober 2020 realisasinya di Sumatera Utara sebesar Rp3,573 triliun.

"Selain dana desa, realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik di Sumut mencapai Rp 2,276 triliun. Sedangkan realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Sumut sebesar Rp10,472 triliun," katanya pada acara pelatihan wartawan ekonomi dan bisnis Medan, yang digelar Bank Indonesia, Kamis (5/11/2020).

Untuk PEN,  terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH) Rp2,039 triliun, kartu Sembako Rp1,378 triliun, bantuan sosial (Bansos) tunai Rp1,911 triliun, beras PKH 15.307.320 kg, pra kerja Rp906,826 miliar, insentif nakes pusat Rp82,822 miliar, klaim rumah sakit (RS) Rp18,873 miliar, subsidi upah Rp621,413 miliar, Padat Karya Tunai (PKT) Kementan Rp12,233 triliun, PKT Kemenhub Rp416,169 miliar, PKT Kemen PUPR Rp349,931 miliar dan BPUM Rp2,733 triliun.

 "DAK Fisik, Dana Desa dan PEN itu termasuk salah satu upaya kebijakan fiskal di masa pandemi ini," tegas Tiarta.

Dikatakannya, pemerintah merevisi postur APBN dalam Perpres 54/2020 dengan Perpres 72/2020 untuk mengakomodir kebutuhan belanja negara yang meningkat terkait penanganan pandemi Covid-19 dan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

 Belanja negara menjadi sebesar Rp2.739,16 triliun, di mana Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp1.975,24 triliun

termasuk tambahan belanja untuk penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebesar Rp358,88 triliun, anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp763,92 triliun termasuk tambahan belanja untuk penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebesar Rp5 triliun.

"Untuk memperkuat perekonomian domestik tahun 2020, pemerintah mendorong percepatan belanja dan kebijakan mendorong padat karya. Melalui TKDD, pemerintah mendorong dan mempercepat pelaksanaan kegiatan dana desa, untuk kegiatan produktif yang menyerap tenaga kerja di desa," tegasnya.

Pemerintah juga mengeluarkan kebijakan pinjaman PEN daerah dan penempatan dana di Bank Sumut sebesar Rp1 triliun. "Pinjaman PEN daerah dapat menjadi sumber alternatif dukungan pendanaan bagi daerah," terangnya.(PP04)

Komentar Anda

Berita Terkini