-->

Vini, Seorang IRT Sulap Sere Menjadi Karbol Bersama Tim UPMI

harian9 author photo

MEDAN| H9
Sereh merupakan salah satu tumbuhan yang sering digunakan didapur rumah tangga. Sereh adalah tumbuhan anggota suku rumput-rumputan yang dimanfaatkan sebagai bumbu dapur untuk mengharumkan makanan.  

Namun buat Vini sereh tidak hanya dimanfaatkan sebagai bumbu dapur. Beliau mencoba mengolah sereh menjadi karbol. Selama ini usaha Vini adalah pembuatan karbol dengan menggunakan bahan-bahan kimia di tempat kediamannya Jalan Aluminium 2 no.11 Lingkungan23 Tanjung Mulia Medan Deli.

"Saya berkeinginan membuat karbol dari bahan alami organik. Karena sereh merupakan bahan yang sangat mudah di dapat dan memiliki banyak manfaat, maka muncullah ide untuk membuat karbol dari bahan sereh," katanya pada Tim Peneliti UNIVERSITAS PEMBINAAN MASYARAKAT INDONESIA (UPMI) Medan di Pengabdian Masyarakat yang diketuai Zulkifli, dan beranggotakan Zetria Erma dan Ardy Ermawy.

Zulkifli dan kedua anggotanya mengatakan bahwa pertemuan dengan Vini saat beliau menawarkan karbol buatan nya kepada pengusul, Pengusul tertarik dengan cerita usaha beliau yang ternyata sudah 2 (dua) tahun dijalaninya dengan segala kemampuan dan keterbatasan yang beliau miliki.  

"Kemudian pengusul berinisiatif mengajak Vini berdiskusi mengenai perkembangan usahanya dan menawarkan kerjasama sebagai mitra Pengabdian Kepada Masyarakat Stimulus yang akan pengusul laksanakan dengan anggota pengusul, kemudian pengusul melakukan survei lanjutan beserta anggota pengusul,"katanya, Senin (23/11/2020). 

Sehingga pengusul menemukan beberapa permasalahan yang dialami calon mitra yang dalam diantaranya proses Produksi yang masih manual, Peralatan Produksi masih sederhana, kreatifitas yang minim, kemasan masih sederhana, Manajemen Produksi dan Manajemen Keuangan yang tidak teratur.

Pengusul mencoba mencari solusi dari permasalahan tersebut seperti: Mengajarkan Proses produksi yang modern, Mengenalkan dan Memfasilitasi Peralatan yang modern, Mengajarkan cara Berkreatifitas, Membantu mendesign kemasan yang modern, Mengajarkan dan Membantu sistem promosi yang lebih luas seperti Media sosial dan aplikasi online dan Mengajarkan Penerapan sistem Manajemen Produksi dan Manajemen Keuangan yang baik.

Dari hasil lapangan Tim pengusul, produk karbol sereh yang diolah oleh Vini tidak hanya bisa digunakan sebagai karbol wangi saja, tapi juga dapat digunakan sebagai peluntur karat.  
Berbeda dengan produk karbol yang ada dipasaran yang mengandung bahan kimia lebih banyak sementara produk karbol hasil olahan mitra berasal dari bahan alami.  

"Namun demikian dari hasil survey ke lokasi oleh pengusul mendapati beberapa kelemahan dari produksi Mitra ini yaitu pengolahan bahan baku yang masih sangat sederhana, kemasan kurang menarik dan belum ada brand produk, modal Usaha yang terbatas, belum memiliki Izin Usaha, manajemen Produksi dan Manajemen Keuangan yang belum teratur,"kata Zulkifli.
 
Dengan begitu tim memberikan solusi yang akan ditawarkan dalam Pengembangan Usaha Mitra dan perbaikan sistem pengelolaan/Managemen usaha yang dilakukan mitra yaitu sebagai berikut:
1.Mengajukan pendanaan melalui Skema yang sedang dijalankan oleh pengusul dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat Stimulus.
2.Melaksanakan Pengajaran oleh pengusul terhadap Mitra tentang Design Brand, Promosi dan Managemen Produksi dan managemen Keuangan.
3.Pengadaan Peralatan Pengolahan Sereh dengan pendanaan akan diusulkan pihak pengusul melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat Stimulus.
4.Membuat Design brand atau merek produk mitra,dengan bantuan pengusul.
5.Menjalankan sistem promosi produk mitra dengan Spanduk dan melalui media Sosial dan Sistem Aplikasi on line lainnya, yang akan dibantu oleh pengusul,
6.Menggunakan sistem managemen Produksi dan Mangemen Keuangan secara profesional yang akan diajarkan oleh pengusul,
7.Membantu proses pengurusan izin usaha

Dikatakan Tim bahwa tujuan ini adalah meningkatkan keterampilan berfikir atau kebutuhan lainnya yang diperlukan mitradan meningkatkan produksi mitra agar lebih cepat dan praktis dalam mengerjakan produk serta lebih banyak menghasilkan produk.
 
"Untuk sasaran kegiatan adalah memperkenalkan kepada masyarakat untuk produk mitra, membuat label / kemasan yang menarik,"katanya.

Sedangkan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam membantu mitra mengatasi permasalahan yang dihadapi adalah sebagai berikut:
1. Pengolahan bahan baku yang masih sangat sederhana.
2. Mendesign Kemasan, Brand atau Merek Produk.
3. Modal Usaha yang terbatas, sehingga soolusi untuk mendapatkan Modal 

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini sudah berhasil dilaksanakan dengan baik dan harapannya kedepan akan ada lagi kerjasama PKM dengan mitra yang lebih bermanfaat bagi masyarakat sebagai wujud pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dari UPMI. (PR-01)
 
Komentar Anda

Berita Terkini