-->

Buku Grand Design Pembangunan Kependudukan Tahun 2020-2045 Kabupaten Palas Dilaunching

harian9 author photo


PALAS| H9
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas (Palas) melalui Dinas Pengendalian Kependuduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Palas, melaksanakan launching Buku Grand Design Pembangunan Kependudukan Kabupaten Palaa Tahun 2020-2045, sekaligus Pelantikan Kepengurusan Koalisi indonesia untuk Kependudukan dan Pengembangan Kabupaten Palas, di Aula Hotel Syamsiah Sibuhuan, Jalan Untung Surapati, Lingkungan III, Banjar Raja, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Selasa (22/12/2020) pagi hingga selesai.

Launching Buku Grand Design Pembangunan Kependudukan adalah suatu dokumen rumusan perencanaan pembangunan kependudukan daerah untuk jangka 20 tahun ke depan dan dijabarkan setiap 5 tahunan.

Grand Design Pembangunan Kependudukan berisi tentang kecenderungan parameter dan isu-isu penting kependudukan, serta program-program pembangunan kependudukan yang meliputi pengendalian kuantitas penduduk, peningkatan kualitas penduduk, pembangunan keluarga, penataan persebaran dan pengaturan mobilitas penduduk, serta pembangunan manajemen database dan informasi kependudukan.

Adapun peserta kegiatan Launching Grand Design pembangunan kependudukan (GDPK) Kabupaten Palas yang dirangkai dengan Pelantikan Kepengurusan Koalisi indonesia untuk Kependudukan dan Pengembangan Kabupaten Palas yang terdiri dari, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Palas., Camat Se'Kabupaten Palas., Pengurus Koalisi indonesia Kependudukan dan Pengembangan Kabupaten Palas., Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Palas, dan Ibu Koordinator penyuluh bangga kencana  se Kabupaten Palas.

Sedangkan untuk sumber biaya kegiatan  ini yang dibebankan pada DPA DP2KBP3A Kabupaten Palas.

Wakil Bupati Padang Lawas drg. H. Ahmad, Zarnawi, Pasaribu, CHt, MM, M.Si, hadir didampingi Drs. Amir Soleh Nasution Kepala DP2KBP3A Kabupaten Palas, perwakilan BKKBN Propinsi Sumut dan peneliti kependudukan, seluruh Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), Kepala Bagian (kabag) DP2KBP3A, PLKB, Camat Sepalas, serta undangam terkait lainnya.

Wabup Palas juga  mengapresiasi launching GDPK oleh DP2KBP3A Kabupaten Palas dan berkoordinasi dengan BKKBN Provinsi Sumut dan unsur terkait lainnya. Pembangunan jangka panjang kabupaten Palas terkait peningkatan Indek Pembangunan Manusia (IPM) terus dilakukan dengan menekan tingginya angka kelahiran.

“Penurunan angka kelahiran dengan peningkatan kualitas keluarga. Diupayakan setiap tahun ada upaya penurunan kelahiran dan program ini adalah yang terbaik dan mengedepankan program KB. Kedepan kualitas SDM di kabupaten Palas semakin baik dan akan terus berkelanjutan untuk memajukan masyarakat Kabupaten Palas,” ujarnya.

Disamping itu Wabup juga menerangkan isi perpres nomor 153 tahun 2014 serta kondisi wilayah geografis dan penduduk palas yang terbagi 17 kecamatan se-kabupaten Palas.

Sementara itu, Kepala DP2KBP3A Kabupaten Palas, Drs. Amir Soleh Nasution juga selaky ketua panitia, mengatakan kegiatan ini sudah dimulai sejak beberap tahun yang lalu. GDPK ini kegiatan penyusunan yang merupakan hasil koordinasi DP2KBP3A Kabupaten Palas dengan lintas sektor di Kabupaten Palas, Pemprov Sumut dan Kosultan Kependudukan, serta unsur terkait lainnya.

Dimana pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan Surat keputusan Bupati Palas yang tertuang dengan Nomor : 263/373/KPTS/2020. tertanggal 19 Oktober 2020., Program kegiatan Dinas Pengendalian penduduk dan keluarga berencana, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (DP2KBP3A) Kabupaten Palas, dan dokumen pelaksanaan anggaran satuan kerja perangkat daerah (DPA SKPD) pada 
DP2KBP3A kabupaten Palas.

“Tujuan adanya GDPK Kabupaten Palas untuk menyampaikan kepada kepala OPD, Camat, Kampung KB bahwa Kabupaten Palas telah memiliki GDPK secara berkelanjutan. Untuk mewujudkan tercapainya, tahap windows of opportunity melalui pengelolaan kuantitas penduduk yang berkaitan denga  jumlah, struktur/komposisi, pertumbuhan dan persebaran penduduk, mewujudkan keseimbangan sumber daya manusia dan lingkungan melaui pengarahan mobilitas penduduk serta pengelolaan urbanisasi. Ujarnya.

Selain itu untuk, Mewejudkan keluarga yang berketahanan, sehat, sejahtera, maju, mandiri dan harmonis yang berkeadilan dan berkesetaraan gender serta mampu merencanakan sumber daya keluarga dan untuk mewujudkan, terwujudnya data informasi kependudukan yang akurat (Valid) dan dapat dipercaya serta terintegrasi melalui pengembangan sistem informasi data kependudukan. Tutur Amir Soleh.

Selanjutnya,  buku launching Pemkab Palas ini yang menyasar, agar seluruh camat, OPD, pengurus koalisi kependudukan dan pembangunan kabupaten palas dan Ketua tim penggerak PKK, serta Ibu Koordinator penyuluh bangga kencana  se Kabupaten Palas untuk mengetahui konsep kerja GDPK,” kata Amir Soleh Nasution seraya menimpalinya. Sasaran itu meliputi pencapaian windows of opportunity melalui pengelolaan kuantitas penduduk dengan cara pengendalian angka kelahiran, penurunan angka kematian dan pengarahan mobilitas penduduk.

Keluarga berkualitas memiliki ciri ketahanan sosial, ekonomi, budaya tinggi serta mampu merencanakan sumber daya keluarga secara optimal, dan pembangunan data base kependudukan melalui pembangunan sistem informasi data kependudukan yang akurat dapat dipercaya dan integrasi. Ungkapnya.

Ditambahkan Amir Soleh di GDPK ini DP2KBP3A akan menajamkan kembali program kerja dan perencanaan matang pembangunan manusia di Kabupaten Palas. Dengan GDPK ini juga mempersiapkan perkembangan pembagunan manusia kedepanya.GDPK ini sangat penting secara menyeluruh bagi warga Kabupaten palas. Pungkas Kepala DP2KBP3A Kabupaten Palas, Drs. Amir Soleh Nasution juga selaku ketua panitia, di hadapan para peserta dan undangan.

Sebelumnya Narasumber dari BKKBN Sumut, dan Ketua Koalisi pembangunan sumut mengatakan, pembangunan manusia yang berencana penting dikedepankan di Kabupaten Palas. GDPK adalah salah satu bagian penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) Kabupaten Palas.

Hal ini upaya meningkatkan sumber daya manusia Kabupaten Palas dan peningkatan Indek Pembangunan Manusia (IPM). GDPK sangat erat hubunganya dengan IPM, karena pembangunan kualitas manusia harus ditingkatkan. Karena setiap ada perkembangan ada perubahan hidup manusia.

“ Indikator IPM Kabupaten Kediri terdiri dari empat indikator, pertama adalah angka harapan hidup (AHH), rata-rata lama sekolah, harapan lama sekolah dan pengeluaran per kapita per tahun. GDPK juga mempertimbangan dan menata migrasi manusia masuk karena Kabupaten Kediri akan ada pembangunan bandara dan ini berpengaruh pada kehidupan,” kata mereka saat menyampaikan arahannya.(WD41)

Komentar Anda

Berita Terkini