-->

DLHK Palas Gelar Pelatihan dan Pembekalan Pengendalian Karhutla MPA Desa Pintu Padang

harian9 author photo


PALAS| H9
Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) merupakan kebijakan prioritas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Hal ini dikarenakan Karhutla di Indonesia diperkirakan akan terus terjadi di masa mendatang, untuk itu diperlukan pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

Pelatihan dan pembekalan pendendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk wilayah Kabupaten Padang Lawas (Palas) dilaksanakan terakhir Kamis Kemarin bertempat di Lokasi Rumah Kepala Desa Pintu Padang, Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas).

Yang telah dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Palas bersama Manggala Agni Daops Labuhanbatu. Peserta Pelatihan dan pembekalan pendendalian Karhutla MPA ini terdiri dari kepala Desa Pintu Padang yang diwakili Sekretaris Desa (Sekdes), Personil Manggala Agni Daops Labuhanbatu 2 orang dan Satpol PP dan Damkar 1 Orang  sekaligus sebagai narasumber pada kegiatan tersebut dan 20 orang masyarakat Desa Pintu Padang.

Agenda yang dilakukan dalam Pelatihan dan pembekalan MPA ini ialah Pengarahan dan penyampaian materi mekanisme kesiagsiagaan kejadian Karhutla dari Manggala Agni Daops Labuhanbatu.

Kadis LHK Kabupaten Palas Ir. Maslan Hamdani R. Yang diwakili Kabid Kehutanan DLHK Palas Ramlan, SP, M.Si. Selasa (29/12/2020)  mengatakan tahun yang lewat telah terbentuk Masyarakat peduli api (MPA) desa pintu padang, kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Palas. Yang terdiri 20 orang, dengan rincian pengurus ketua, sekretaris, bendahara, serta anggota MPA. Yang pada saat itu telah kita bentuk dengan tanda penanaman pohon.

Sebelumnya, Pelatihan dan pembekalan tersebut juga telah dilaksanakan dienam wilayah lainnya yakni kepada 20 orang MPA yanh terdiri ketua, bendahara, sekretaris serta anggota di Desa janji lobi, Kecamatan Barumun, Desa Sayur Mahincat, Kecamatan Barumun Selatan, 
Desa Marenu, kecamatan Aek Nabara Barumun, Desa Gulangan, Kecamatan Sihapas Barumun, Desa  Siali-ali, Kecamatan Lubuk Barumun, dan di
Desa botung, Kecamatan Batang Lubu Sutam, Kabupaten Palas, Pungkas Kabid Kehutanan DLHK Palas Ramlan, SP, M.Si.

"Ditahun ini juga kita memberikan peralatan karhutla, yang kita serahkan kepada MPA desa pintu padang yang diterima oleh ketua MPA desa pintu padang Ali Usnan Pulungan, kaharapkan alat-alat ini semua bisa kita manfaatkan dan kita gunakan apabila ada terjadi karhutla didesa kita ini, karena daerah kita ini (desa pintu padang) sering terjadi titik api kebakaran, kata Kabid Kehutanan DLHK Palas Ramlan, SP, M.Si. 

Selain itu, Ramlan mengungkapkan, karena seringnya terjadi diwilayah ini titik api, maka didesa pintu padang ini kita bentuk MPA, dengan demikian kiranya seluruh rekan-rekan MPA desa pintu Padang bisa memeliharaha peralatan yang telah diberikan ini, sebut Kabid Kehutanan DLHK Palas Ramlan, SP, M.Si. 

Disamping itu, peralatan karhutla ini tolong jangan dipergunakan untuk keperluan pribadi, karena kegunaan peralatan karhutla ini untuk kelompok, jika terjadi sewaktu-wakru kebakaran, peralatan sudah ada di rumah tempat kelompok yang ditentukan, sehingga tidak terjadi kesana kemari mencari peralatan. Ungkap Ramlan.

Apabila atau setelah peralatan ini kita pakai jika ada terjadinya kebakaran, kita cuci dan dikembalikan kepada ketua kelompok untuk disimpan, janganlah kiranya kita membawa kerumah, dimana kegunaan peralatan ini untuk kita semua di desa kita ini, supaya disetiap ada kejadian kebakaran peralatan sudah ada siap sedia bisa kita ambil di posko penyimpanan yang telah disepakati bersama, untuk kita gunakan dalam hal pemadaman kebakaran, pungkas Kabid Kehutanan DLHK Palas Ramlan, SP, M.Si. 

Sementara itu Manggala Agni Daops Labuhanbatu, Ismail Harahap bersama rekannya Hancang Harahap, dalam arahannya menyampaikan materi pembukaan kepada seluruh peserta  MPA, pengenalan peralatan pemadaman, simulasi dasar pemadaman, dan juga prakter pembuatan kompos.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadararan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran dan melaksanakan kegiatan pencegahan Karhutla di bawah organisasi Masyarakat Peduli Api (MPA). 

“Peran serta masyarakat sangat perlu ditingkatkan dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan, apalagi pada saat ini terjadi peningkatan jumlah hotspot yang terpantau di Kabupaten Padang Lawas ”ungkap Ismail Harahap dan Hancang Harahap Daops Labuhanbatu. (WD41)

Komentar Anda

Berita Terkini