-->

Sergai

Perangi Narkoba Polres Padangsidimpuan Bentuk Satgas Tangguh Anti Narkoba

harian9 author photo


PADANGSIDIMPUAN| H9
Salah satu upaya perang terhadap tindak pidana narkoba yang sudah menjadi kejahatan luar biasa yang menimbulkan dampak multidimensi dan merusak kehidupan bangsa, Polres Padangsidimpuan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba dan Deklarasi Anti Narkoba, yang berlangsung di aula Kantor Camat Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan, Kamis, (10/12/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini, S.IK, MH, Asisten I Setdakata Padangsidimpuan yang mewakili Walikota Padangsidimpuan Iswan Nagabe Lubis, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tapanuli Selatan AKBP Drs. Tongku Bosar Pane, MM selaku narasumber beserta staf, Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP & PA) Kota Padangsidimpuan Iswandi Siregar, Camat Padangsidimpuan Utara H Zulkifli Lubis, SH, para pejabat Polres Padangsidimpuan dan personil Satgas Tangguh Anti Narkoba Kampung Darek dan Kampung Teleng yang berjumlah 26 Orang.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini, S.IK, MH  dalam sambutannya mengatakan, Satgas anti narkoba yang dibentuk bertugas membantu aparat kepolisian dalam memerangi peredaran narkoba. 

" Mereka juga mempunyai peranan penting mengantisipasi, meminimalisir peredaran narkoba serta melakukan penyuluhan dan mengkampanyekan bahaya narkoba kepada masyarakat di tempat tinggalnya masing-masing, " ujar Kapolres.

Disebutkannya, adanya Satgas ini juga menambah kekuatan kita dalam memberantas narkoba. Paling tidak Satgas bisa melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat kalau ditemukan adanya peredaran narkoba disekitarnya.

" Selain membentuk Satgas anti narkoba kita juga mengajak masyarkat Kota Padangsidimpuan untuk mendeklarasikan anti narkoba dan kalau ada informasi peredaran narkoba tolong dilaporkan, kami akan langsung menyelidiki dan menindaknya jika memang ada penyalahgunaan narkoba ini, " tegas Kapolres.

Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH melalui Asisten I Setdakota Padangsidimpuan Iswan Nagabe Lubis mengucapkan terimakasih atas berlangsungnya kegiatan ini dan selama ini masyarakat Kota Padangsidimpuan sangat bersyukur atas apa yang telah dilakukan Kapolres Padangsidimpuan dan jajaran dalam memberantas Narkoba di Kota Padangsidimpuan.

" Saya berharap dengan adanya giat ini kiranya para pemuda yang hadir dapat bekerja sama dengan pihak terkait dalam memberantas narkoba terkhusus di Kota Padangsidimpuan dan sebagai putra/i Kota Padangsidimpuan kiranya dapat menginformasikan kalau ada di daerah kita terjadi penyalahguna narkoba, " ucap Iswan.

Ia menegaskan, narkoba bukan hanya saja musuh polisi, tapi musuh bagi semua lapisan masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar masyarakat berperan aktif memerangi narkoba. Sebab, narkoba bisa merusak semua kalangan baik tua, remaja maupun anak-anak. Bahkan narkoba juga  merambah di kalangan PNS, mahasiswa dan pelajar.

" Dengan dibentuknya Satgas ini kiranya dapat meminimalisir peredaran narkoba, mengingat masalah narkoba sudah merupakan persoalan nasional yang harus kita perangi bersama, " kata Iswan Nagabe.

Sedangkan Kepala BNNK Tapsel AKBP Drs. Tongku Bosar Pane, MM dalam paparannya selaku narasumber menyampaikan materi bahwa, terkait penyalahguna nerkoba, BNNK Tapsel lebih menerapkan dalam pencegahan yaitu memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak menggunakan narkoba dalam jenis apapun dan apabila ada seseorang yang sedang atau ketergantungan narkoba dapat dilakukan rehabilitasi secara gratis.

Tongku Bosar juga memberikan notivasi kepada Satgas Tangguh Anti Narkoba agar membantu pencegahan peredaran narkoba, stop menggunakan narkoba dan nari kita perangi narkoba.

" Menggunakan Narkoba termasuk dilarang oleh agama dan juga dapat merusak daya ingat, membuat seseorang menjadi jahat dan tidak perduli dengan sekitar termasuk dengan keluarga sendiri, karena selain dapat merusak fisik da psikis terhadap si pengguna juga narkoba dilarang undang-undang, " terang Tongku Bosar

Materi yang disampaikan Dinas PP dan PA Kota Padangsidimpuan, diwakili Kabid PP dan PA Iswandi Siregar mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Padangsidimpuan dan jajaran karena telah terselenggaranya Satgas Tangguh Anti Narkoba.

" Kiranya setelah terbentukknya Satgas Tangguh anti Narkoba, para anggota Satgas dapat berkolaborasi kepada pihak Polres Padangsidimpuan maupun BNNK dalam pemberantasan Narkoba di Kota Padangsidimpuan dan Dinas PP dan PA Kota Padangsidimpuan mendukung sepenuhnya Satgas Tangguh Anti Narkoba yang telah di bentuk, katena Satgas tersebut mempunya peran penting dikarenakan apabila ada anak yang menggunakan narkoba, " terangnya

Kasat Narkoba Polres Padangsidimpuan AKP. Sammaliun Pulungan, SH dalam materinya menyampaikan tentang maraknya peredaran Narkoba di Padangsidpuan khususnya di daerah Kampung Teleng da Kampung Darek dan salah satu tugas dari Satgas Tangguh Anti Narkoba adalah untuk membantu Kepolisian maupun BNN dalam memberantas penyalahguna narkoba

" Dengan dibentuknya Satgas Anti Narkoba ini kiranya dapat membantu tentang adanya kegiatan peredaran Narkoba yang diketahui oleh Satgas, yang salah satu tugas dari Satgas adalah memberikan informasi kepada pihak Polres Padangsidimpuan maupun BNNK dan dengan dibentuknya Satgas ini kiranya dapat membantu adanya kegiatan penyalahguna narkoba dan memberikan Informasi peredaran Narkoba yang diketahui oleh Satgas 

Pada sesi tanya jawab, Satgas Tangguh Anti Narkoba menyampaikan kepada Kapolres bahwa pernah di Kampung teleng pada tahun 2019 pihak Polres Padangsidimpua melakukan penangkapan terhadap orang yang diduga melakukan penyalahgunaan Narkoba namun pada hari itu juga seseorang yang ditangkap tersebut dilepaskan.

Menjawab pertanyaan Kapolres Padangsidimpuan menegaskan bahwa setiap orang yang ditangkap diduga menyalahgunakan Narkoba dapat di tahan apabila pada saat dilakukan penangkapan terhadapnya ditemukan Narkotika. (WD.014)

Komentar Anda

Berita Terkini