-->

R.APBD 2021 Terdampak Pandemi Covid-19

harian9 author photo


TAPSEL| H9
Terdampak Covid-19 di sektor kesehatan dan menurunnya  pertumbuhan ekonomi, Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R.APBD) Tahun Anggaran (TA) 2021 hampir sama dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TA 2017, bahkan mengalami penurunan bila dibandingkan dengan APBD TA 2018, 2019 dan TA 2020.

Hal itu di sampaikan Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tapsel, dalam rangka pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang APBD Tapsel TA 2021, di ruang rapat Paripurna DPRD Tapsel, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Selasa (22/12/2020).

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Tapsel Husin Sogot Simatupang didampingi Wakil Ketua Borkat, S.Sos dan Rahmat Nasution, dihadiri anggota DPRD, Sekretaris Daerah Parulian Nasution, Sekretaris DPRD Darwin Dalimunthe, para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD, Kepala Bagian dan Camat di lingkungan Pemkab Tapsel.

Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, menyampaikan, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani telah menyatakan bahwa tahun 2020 di perkirakan akan mengalami minus pertumbuhan ekonomi dan konsekuensinya akan sampai ke daerah dan tidak ada jaminan bahwa di tahun 2021, perekonomian bangsa akan lebih baik. Oleh karena itu, R.APBD TA 2021 hampir sama dengan APBD TA 2017. 

Bupati juga mengajak selurih masyarakat Tapsel agar selalu menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dan berdoa agar pandemi Covid-19, hilang dari negara kita, karena anggaran yang kita rencanakan ini, masih mengalami tantangan dalam merealisasikannya terutama dari aspek pendapatan.

" Kiranya kita harus cermat dalam pembelanjaan, contohnya efisiensi dan efektifitas rekruitmen Tenaga Harian Lepas (THL) yang tentunya perlu kita tinjau ulang kedepan THL pada Badan, Dinas, Sekretariat Daerah temasuk Sekretariat DPRD, karena akan menghabiskan anggaran sebesar Rp.37 milyar lebih pada TA 2021 ini dan kita juga berharap agar evaluasi Gubernur dapat segera diterima, untuk ditindaklanjuti agar bisa segera di tetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) sesuai penjabaran APBD TA 2021, " ucap Syahrul.

Pada kesempatan itu Bupati juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada segenap anggota DPRD Tapsel, yang sudah merajut kebersamaan dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. 

" Mohon maaf apabila ada kekurangan selama dalam menjalankan tugas-tugas selama ini. Kami juga sudah melaksanakan dengan regulasi yang ada dan sadar betul kami tidak akan bisa memuaskan seluruh masyarakat Tapsel yang ada di tengah-tengah dinamika di setiap pembahasan dan sampai pada satu titik temu kepentingan rakyat harus sama-sama kita dahulukan, " katanya.  

Sebelumnya perwakilan Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Ranperda APBD TA 2021, Haris Yani Tambunan menyampaikan, bahwa Badan Anggran DPRD Tapsel sudah melaksanakan pembahasan dan diharapkan pembahasan ini bisa memberi sumbangsih untuk pembangunan Tapsel kedepan.

Adapun laporan terhadap Ranperda APBD TA 2021 yaitu dari hasil pembahasan dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Tapsel, struktur rancangan APBD TA 2021. bahwa Pendapatan Daerah sebesar Rp.1.284.992.998.589.- yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 107.891.472.900.-, Dana Pendapatan Transfer ke Daerah sebesar Rp.1.118.021.525.689.-, serta lain-lain Pendapatan Daerah yang sah Rp.59.080.000.000.-. Sedangkan Belanja Daerah sebesar Rp.1.338.242.202.685.-

" Prinsip dari penyusunan anggaran APBD TA 2021, sesuai dengan kebutuhan urusan penyelenggara pemerintah yang menjadi pedoman dan pendapatan daerah dan juga tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundang-undangan, berpedoman pada RKPD dan KUA dan PPAS, dengan harapan pelaksanaan pembangunan kedepan lebih baik dan maksimal, terang Haris Yani.

Sedangkan Ketua DPRD Tapsel Husin Sogot Simatupang selaku pimpinan rapat menyampaikan Ranperda APBD TA 2021 sudah mendapat persetujuan bersama dan untuk di tetapkan menjadi peraturan daerah Tapsel.

" Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.12 tahun 2008 tentang pedoman penyusunan tata tertib Dewan Provinsi/Kabupaten/Kota, di sebutkan bahwa pembahasan Ranperda di lakukan dua tingkatan, setelah selesainya pembahasan tingkatan pertama Ranperda APBD Tapsel TA 2021 dan pada hari ini kita memasuki tingkat kedua pengambilan keputusan atas Ranperda yang di maksud, " terangnya. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini