-->

Tim Pemenangan AMAN Nilai Hasil Quick Count TV Giring Opini Publik Menangkan Paslon Tertentu

harian9 author photo

MEDAN| H9
Wakil Ketua Tim Pemenangan AMAN (Akhyar-Salman) pasangan calon Walikota Wakil Walikota Medan No. 1 Gelmok Samosir meminta, semua pihak untuk tidak memercayai hasil quick count yang disiarkan di TV pada Pilkada tanggal 9 Desember 2020 lalu. Karena dinilai hanya menggiring opini publik terhadap kemenangan paslon tertentu sementara diduga input data lembaga survei dimaksud penuh kejanggalan. 

“Indikasi itu terlihat dari selisih kemenangan paslon 02 atas paslon 01 yang ditayangkan sejak awal terus bergerak menjauh mencapai 10 % bahkan lebih, padahal faktanya selisih keduanya sangat tipis dan belum diketahui pemenangnya,” ungkapnya saat konfrensi pers di Sekretariat Besar Tim Pemenangan AMAN Jalan Sudirman Medan, Ahad (13/12/2020).   

Didampingi Ketua Bapilu DPC Partai Demokrat Kota Medan Subanto,  menyampaikan,  Tim AMAN masih menunggu hasil resmi yang dikeluarkan KPU dan untuk selanjutnya mengeluarkan sikap atas hasil yang diumumkan. Saat ini Tim Advokasi dibantu Tim Hukum serta Relawan Aman tengah menginventarisir sejumlah temuan terkait pelanggaran maupun kejahatan pilkada yang diduga dilakukan secara terstruktur, sistemik dan masif melibatkan aparatur serta dugaan mobilisasi kepala lingkungan, OKP dalam membagi-bagi beras, sembako dan uang untuk memilih paslon tertentu.

Disebutkannya, temuan pihaknya ada indikasi kuat kesengajaan tidak disalurkannya surat undangan memilih C6,  sehingga banyak warga yang gagal melaksanakan hak pilihnya dan ditandai dengan rendahnya pemilih yang datang ke TPS.

“Ada temuan ratusan surat undangan memilih C6 yang tak dibagikan di salah satu rumah warga,” sebut  Subanto

Ditegaskannya, tim juga menemukan keganjilan di sejumlah TPS yang dimenangkan Paslon 02 yang jumlah kehadiran pemilih mendekati 100% padahal rata rata pemilih hanya 40%. Maka Tim Pemenangan AMAN membuka posko pengaduan pelanggaran, kecurangan, kejahatan sepanjang pelaksanaan sosialisasi hingga hari H Kampanye baik berupa foto, rekaman, video maupun kesaksian siapa saja yang ingin berkontribusi menciptakan Pilkada sehat dan bermartabat.

“Tim AMAN merasa perlu memberikan pernyataan pers keprihatinan hari ini untuk menyahuti desakan elemen rakyat Kota Medan yang tak ingin hasil Pilkada dimenangkan oleh pasangan calon yang melanggar ketentuan dan norma norma kepatutan dengan menghalakan segala cara karena ini berpotensi mencegah ketidakpercayaan rakyat atas pemerintahan di kota Medan ke depannya,” tegasnya.

Selain nama diatas, hadir dalam konfrensi Pers itu, Ketua DPC. partai Demokrat Kota Medan Baharuddin Sitepu, Wakil Ketua TP Aman Wily Simanjuntak, Suwandi Purba, Politisi Senior Efendy Naibaho, dan sejumlah Pimpinan Lembaga Relawan Pememengan Akhyar Salman.  (pu.001)  

Komentar Anda

Berita Terkini