-->

Wabup Palas Serahkan Bantuan Alat Kerja Usaha Salon Potong Rambut Kepada Pelaku Usaha Baru

harian9 author photo


PALAS| H9
Para Pemuda yang berada di Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), yang tergabung dalam Masyarakat Tenaga Kerja Mandiri (TKM) pelaku usaha baru, Tukang Pangkas Rambut kini bisa tersenyum bahagia.

Pasalnya kendala tidak memiliki alat kerja yang selama ini mereka alami sudah teratasi setelah mendapatkan bantuan peralatan kerja dari pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)Kabupaten Padang Lawas (Palas). Kamis (17/12/2020).

Wabup Padang Lawas, drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu. CHt, MM, M.Si., didampingi Sekretaris Disnaker Palas, Jhon Nedi Piliang, SH, MH. menyerahkan secara simbolis bantuan kepada Masyarakat Tenaga Kerja Mandiri (TKM) pelaku usaha baru, bantuan yang diserahkan itu berupa perlengkapan peralatan salon potong rambut dari Direktorat Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI.

“Alhamdulillah, hari Kamis (17/12/2020). Kemarin telah selesai diserahkan bantuan kepada Masyarakat Tenaga Kerja Mandiri (TKM) pelaku usaha baru, berupa perlengkapan peralatan salon potong rambut dari Direktorat Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI. Penyerahan peralatan tersebut di pusatkan di pasar baru sibuhuan, lingkungan III, Banjar Raja, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas". Ujar Sekretaris Disnaker Palas, Jhon Nedi Piliang, SH, MH. JJum'at. (18/12/2020).

Jhon Nedi berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban para pelaku usaha baru tersebut karena tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk membeli peralatan.

“Ini potensinya luar biasa, layak kita bantu. Dengan adanya bantuan peralatan ini kendala modal sudah teratasi, tidak terbebani untuk mengeluarkan uang belanja peralatan salon potong rambut lagi. Karena orang yang ingin potong rambut sudah bisa datang kembali pada salon potong rambut langganannya dengan mudah dan tidak khawatir alatnya masih rusak,”imbuhnya.

Selain itu, Sekretaris Disnaker Palas, Jhon Nedi Piliang, SH, MH. juga melihat hadirnya usaha baru tersebut menguntungkan masyarakat sekitar karena bagi warga yang ingin potong rambut tidak lagi harus pergi jauh jauh kesana kemari dan rekan-rekannya TKM tersebut, bisa mendapatkan uang karena sudah ada peralatannya yang baru.

“Jadi sama-sama menguntungkan. Warga bisa datang kesalon potong rambut disini. Pelaku usaha juga bisa mendapatkan keuntungan” tambahnya.

Ia berharap dengan alat-alat yang dibantu itu bisa meningkatkan pendapatan pelaku usaha tersebut, apalagi ditengah pandemi dengan kondisi ekonomi yang sedikit sulit membuat para pelaku usaha salon potong rambut ini bisa tetap berusaha dalam menjalankan usahanya tersebut.

Lanjut Sekretaris Disnaker Palas ini, menyerap tenaga kerja yang kemudian berdampak pada menurunnya angka kemiskinan dan pengangguran menjadi tujuan utama dari program ini.

“Tujuan kita dengan bantuan ini usaha kembali berjalan dan lebih berkembang, dan tentunya bisa menyerap tenaga kerja serta menurunkan angka kemiskinan juga mengurangi pengangguran, sebab otomatis akan menambah anggota di salon potong rambut tersebut,”urainya.

Sementara itu, salah satu pelaku Usaha baru salon potong rambut yang telah menerima peralatan, Her mengaku sangat bersyukur atas bantuan tersebut. Katanya, usaha tersebut mereka rintis dari mulai nol alias modalnya patungan namun sulit berkembang karena kekurangan peralatan.

“Dengan memiliki alat baru, akan tambah semangat lagi. Kami bisa buka dari pagi hingga malam sampai tidak ada lagi orang yang datang mau potong rambut”jelasnya.

Sebelumnya, Penyerahan peralatan  salon potong rambut secara simbolis diserahkan Wakil Bupati, drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu. CHt, MM, M.Si., yang turut didampingi oleh Sekretaris Disnaker, Jhon Nedi Piliang. SH. MH.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi keluarga masing–masing penerima. Dan mengurangi angka pengangguran di daerah ini  kedepan. kata Wabup Zarnawi, Kamis (17/12/2020).

Wabup juga berpesan, kepada para penerima bantuan agar mempergunakan bantuan perlengkapan salon potong rambut dengan baik tanpa ada pemindahan kepemilikan atau proses jual beli dengan masyarakat lain.

Dengan peralatan ini dapat menopang  pendapatan  penghasilan bagi masyarakat penerima bantuan untuk mendukung usaha pangkas rambut.

Zarnawi  berharap,  para penerima bantuan supaya  memberdayakan, sekaligus mengkader masyarakat lain, di lokasi tempat salon  potong rambut untuk pelatihan sehingga memberikan pengalaman serta pengetahuan tentang cara memotong rambut yang baik.

“Manfaat peralatan ini untuk bekerja sekaligus pengembangan usaha,sehingga program bantuan pemerintah ini tepat sasaran dan memberi kontribusi untuk  prekonomian masyarakat yang menggeluti usaha pangkas ,”pungkasnya (WD41).

Komentar Anda

Berita Terkini