-->

Bupati Palas Ikuti Rakor Upaya Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 Dengan Gubsu

HARIAN9 author photo


PALAS| H9
Bupati Padang Lawas (Palas) H. Ali Sutan Harahap (TSO) mengikuti Rapat Koordinasi Upaya Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 di wilayah Provinsi Sumut yang dipimpin Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melalui virtual di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (25/01/2021).

Dalam Rakor tersebut Bupati Palas H. Ali Sutan Didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten  (Sekdakab) Palas Arpan Nasution, S.Sos., Plt Kadis Kesehatan dr. Ummy Sahara Matondang., Plt Kadis Kominfo Win Nazofah Ikbal, S.Si., Plt Kepala BPBD Nozul Hasibuan, S.Pd., Kabag Hukum Sekdakab Palas Agus Saleh Daulay, dan undangan perwakilan dari setiap OPD, Sejumlah arahan disampaikan Gubernur Sumut kepada Bupati/Wali Kota untuk menekan Kasus Covid-19 di Provinsi Sumut.


Dalam arahannya Gubernur Sumut menjelaskan Rapat ini digelar untuk mengevaluasi tingkat Penyebaran Virus Covid-19 di Kabupaten/Kota. Sehingga nantinya dapat diambil langkah yang lebih masif dan konkrit untuk dilaksanakan dalam upaya pencegahan dan pengendalian kasus Covid-19 di wilayah Provinsi Sumut. Oleh karenanya Bupati/Wali Kota diminta untuk serius dalam penanganan dan memahami permasalahan ini, khususnya pesan kunci.


Selain itu Bupati/Wali Kota juga diingatkan Gubsu pesan kunci yakni pertama, peningkatan penegakan disiplin dan hukum terhadap protokol kesehatan. Lalu, antisipasi peningkatan Bed Occupancy Ratio (BOR) atau angka penggunaan tempat tidur di rumah sakit.


"Caranya yakni optimalisasi tempat tidur RSUD dan RS Swasta, serta lakukan peningkatan kapasitas 30-40 % dengan segera. Kemudian, penambahan rumah sakit rujukan baru/RS lapangan/pendirian tenda darurat di depan RS dan penguatan kualitas layanan fasilitas kesehatan di masing-masing daerah untuk mengurangi rujukan ke ibukota Provinsi Sumut," Jelas Edy Rahmayadi.


Kemudian pesan kunci ketiga, lanjut Gubsu, menurunkan angka kematian (Case Fatality Rate/CFR). Keempat, lindungi dokter dan tenaga kesehatan dan kelima yakni pelaksanaan program vaksinasi Termasuk sosialisasi dan Cakupan Vaksinasi.


"Selanjutnya, yang keenam adalah batasi kegiatan masyarakat sesuai instruksi yang telah disampaikan. Tujuh, pembelajaran tatap muka masih secara daring dan terakhir seluruh bupati dan wali kota untuk memastikan ketersediaan anggaran Covid-19 tahun 2021 mengingat angka kasus penyebarannya masih mengalami peningkatan," jelasnya. (WD41)


Komentar Anda

Berita Terkini