-->

GTPP Covid-19 Paluta: Sesuai Hasil Rakor, Belajar Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

harian9 author photo


PALUTA| H9
Terkait akan segera dimulainya proses pembelajaran tatap muka disekolah terutama bagi para siswa Sekolah Dasar (SD) di tahun 2021 tampaknya masih menjadi polemik. Hal ini menjadi salah satu kerisauan bagi para orangtua siswa khususnya di daerah kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).

“Bagaimanalah kualitas pendidikan anak-anak kita nanti kalau begini terus-terusan,” ujar salah satu orangtua siswa Gentha Harahap menyampaikan kekhawatirannya, Sabtu (2/1).

Menurutnya, proses pembelajaran tatap muka sepertinya sudah bisa dilaksanakan di kabupaten Paluta dengan tetap mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan terutama untuk pelajar SD yang akan menghadapi Ujian Nasional.

“Covid-19 memang sangat perlu di waspadai, namun kualitas generasi bangsa juga perlu diselamatkan. Paling tidak untuk pelajar yang akan menghadapi UN sudah bisa belajar tatap muka dengan menerapkan dan mematuhi Prokes,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (GTPP Covid-19) kabupaten Paluta Lairar Rusdi Nasution SSTP menyebutkan bahwa sebagaimana hasil rapat tim GTPP Covid-19 kabupaten Paluta pada tanggal 23 Desember 2020 lalu memutuskan untuk menyetujui pelaksanaan pembelajaran tatap muka mulai tanggal 04 Januari 2021 dengan tetap menerapkan SOP atau Protokol Kesehatan.

Namun, sesuai dengan hasil vidcon tentang evaluasi lonjakan kasus Covid-19 antara Bupati/Walikota se Sumatera Utara (Sumut) dengan Gubernur Sumut pada hari Selasa, 29 Desember 2020, Gubsu menyatakan baru akan melakukan rapat pembahasan tentang rencana pembelajaran tatap muka pada Kamis 31 Desember 2020.

“Oleh karena itu pihak Pemkab masih menunggu surat resmi dari Gubsu terkait juknis/SOP pelaksanaan pembelajaran tatap muka dimaksud. Dan apabila belum diterima sampai tanggal 4 Januari 2021, kemungkinan besar Pemkab Paluta khususnya akan tetap mengacu kepada hasil keputusan rapat GTPP Covid-19 kabupaten Paluta pada tanggal 23 Desember 2020 sebelumnya, yakni melaksanakan proses pembelajaran tatap muka dengan penerapan SOP atau Protokol Kesehatan,” terang Lairar melalui aplikasi WA, Sabtu (02/01).

Ketika ditanya terkait adanya beredar di media sosial surat laporan atau nota Dinas dari Kadisdik Provinsi Sumut tentang laporan hasil keputusan rapat koordinasi kesiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka langsung tahun 2021, Lairar mengatakan bahwa surat tersebut tidak bisa dijadikan acuan atau pedoman.

Sebab katanya, Nota Dinas tersebut merupakan dokumen laporan internal dari Kadis Pendidikan Provinsi Sumut kepada Gubernur Sumut.

“Itu dokumen laporan internal dan tidak bisa dijadikan sebagai acuan atau pedoman. Dan sampai saat ini belum ada kita terima surat resmi dari Gubsu. Artinya kalau surat resmi kepada Kabupaten/Kota tidak diterbitkan sampai tanggal 04 Januari 2021, sesuai dengan instruksi Bupati Paluta kemungkinan proses pembelajaran tatap muka akan dilaksanakan sesuai hasil rapat tim GTPP Covid-19 kabupaten Paluta tanggal 23 Desember 2020 lalu,” tegasnya.

Untuk diketahui, Kabupaten Paluta sendiri saat ini sudah menjadi salah satu daerah penyebaran Covid-19 di Indonesia yang tidak terlalu tinggi dan sesuai dengan laporan update GTPP Covid-19 kabupaten Paluta per 02 Januari 2021, kasus suspek 2 orang, Probable tidak ada, konfirmasi 4 orang, sembuh 110 orang dan meninggal 2 orang sejak pandemi Covid-19 melanda.(WD-009)


Komentar Anda

Berita Terkini