-->

Kapolres Padangsidimpuan Ajak Warga Bantu Polri Ungkap Peredaran Narkoba

harian9 author photo


PADANGSIDIMPUAN| H9
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini SIK MH ajak masyarakat Kota Padangsidimpuan membantu Polri dalam mengungkap jaringan peredaran narkoba di Kota Padangsidimpuan.

 Ajakan tersebut di lontarkan Kapolres Padangsidimpuan saat menggelar pertemuan dengan para tokoh dan masyarakat Kota Padangsidimpuan yang berdomisili di masyarakat Lingkungan IV dan V Silayang-layang Kelurahan Wek II Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan, Jumat (15/1/2021).

 Pertemuan dengan menerapkan Protokol Kesehatan, diawali dengan gotong royong bersama dengan mengambil lokasi di bantaran sungai Aek Sibontar dan Aek Rukkare, dihadiri Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padangsidimpuan diantaranya, Dandim 0212/TS diwakili Dan Ramil Kota Kapten B. Hutabarat, Wakapolres Padangsidimpuan Kompol Syahril M, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan, para Pejabat Utama (PJU) Polres Padangsidimpuan, Camat Padangsidimpuan Utara H. Zulkifli Lubis, SH, Lurah Wek II para Kepling dan masyarakat Lingkungan VI dan V Silayang-layang Kelurahan Wek II Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan.

 Kapolres menyampaikan, kedatangannya bersama Walikota dan Forkopimda untuk bertemu masyarakat yang ada di Lingkungan Silayang-layang sebagai bukti kepedulian terhadap generasi muda selaku generasi muda penerus bangsa, sekaligus untuk memberikan semangat kepada masyarakat agar dalam pengungkapan narkoba nantinya lebih efektif.

 “ Ia bersama Pemerintah Daerah dan jajaran Forkopimda tidak akan pernah memberi ampun kepada setiap orang yang melakukan pengedaran narkotika jenis apapun. Masyarakat jangan takut terhadap intimidasi yang dilakukan oleh oknum-oknum yang merasa keberatan atas informasi yang diberikan kepada kami, “ tegasnya.

 Kapolres juga menyarankan masyarakat Silayang-layang dapat membuat suatu aturan, apabila ada warga masyarakatnya yang terlibat dalam peredaran narkoba, selain diberi sanggki hukum oleh aparat hukum, juga diberikan sanksi sosial berupa dikeluarkan dari persatuan masyarakat seperti Serikat Tolong Menolong (STM) kepada keluarganya.

 “ Saya sebagai Kapolres Padangsidimpuan bersama dengan Forkominda Kota Padangsidimpuan merasa bahwa sanksi yang akan diberikan tersebut sangatlah bagus, agar ada efek jera dan masyarakat juga bisa menjaga diri dari keterlibatan penyalahguna narkoba, “ katanya.

 Sementaa Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH menyampaikan, ia atas nama Pemerintah Kota Padangsidimpuuan mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan Kapolres Padangsidimpuan bersama jajaran tentang pemberantasan peredaran narkoba di wilayah Kota Padangsidimpuan terkhusus di wilayah Lingkungan Silayang-layang.

 “ Apabila ada oknum oknum yang melakukan intimidasi kepada masyarakat yang memberikan informasi terkait dengan peredaran narkoba, saya yakin Kapolres Padangsidimpuan akan melindungi masyarakat yang memberikan informasi, “ ucap Irsan.

 Walikota menyebutkan, untuk memberantas penyalahguna narkoba bukan hanya tanggungjawab pemerintah dan kepolisian saja. Tapi masyarakat juga harus punya andil membantu pemerintah agar penyalahguna narkoba bisa di berantas sampai ke akar-akarnya.

 “ Bagaimana kita bisa membasmi penyalahguna narkoba kalau masyarakat saja tidak peduli. Saya minta masyarakat harus peka terhadap bahaya narkoba dan masyarakat harus memiliki keberanian memberi sangsi sosial kepada masyarakatnya bila terlibat penyalahguna narkoba, “ terangnya.

 Sedangkan masyarakat Silayang-layang mendukung jajaran Kapolres Padangsidimpuan dan jajarannya dalam melakukan tindakan tegas terhadap pengungkapan peredaran narkoba di Kota Padangsidimpuan khususnya di Lingkungan Silayang-layang.

 “ Apabila ada masyarakat yang memberikan informasi mengenai peredaran narkoba di daerah kami ini kiranya masyarakat dapat terlindungi dan dijaga kerahasiaan masyarakat yang memberikan informasi tersebut, karena kami juga khawatir masyarakat mendapat intimidasi oleh oknum-oknum yang keberatan atas informasi yang diberikan kepada pihak terkait dalam hal peredaran narkoba, “ ujar warga.

 Sebelumnya, pada kegiatan gotong royong bersama warga Silayang-layang, Kapolres Padangsidimpuan bersama jajaran menemukan berbagai alat yang diduga digunakan untuk mengkonsumsi narkotika jenis sabu seperti, plastik klip transparan kosong alat isap yang telah dirakit dengan mancis tanpa tutup kepala, serta sisa puntung rokok yang di dalamnya masih ada narkoba jenis ganja. (WD.014)

Komentar Anda

Berita Terkini