-->

Kejari Palas Telah Menyelamatkan Uang Negara Rp 2.6 Miliar

harian9 author photo


PALAS| H9
Hasil dari capaian bidang masing-masing di Kejaksaan Negeri Padang Lawas,  pada 2020 telah menyelamatkan uang negara sebesar Rp 2.6 miliar.

Uang tersebut  berasal dari pertimbangan hukum dari empat perkara, berhasil melakukan perlindungan hukum dalam empat kegiatan sebesar Rp 72 miliar, dan 98 bantuan hukum berhasil menyelamatlan keuangan negara sebesar Rp 2.3 miliar dan memulihkan keuangan negara Rp 370 juta.

"Dari target pengembalian kerugian negara dan pemulihan asset sebesar Rp 2 milyar untuk tahun 2020 tercapai sebesar Rp 2.6 milyar atau 134 persen," Demikian dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas, Kristanti Yuni Purnawanti, SH,  MH. Rabu (06/01/2021). Ketika menggelar Silaturahmi dan Coffee Morning dengan Insan Pers Palas, bertempat di Aula Kantor Kejari Palas, Jalan Kihajar Dewantara Padang Luar Lingkungan VI Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun,  Kabupaten Palas, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Semuanya melalui jalur perdata terdiri dari keuangan pemerintah daerah Padang Lawas dan keuangan beberapa BUMN. Kata Kajari Palas.

Untuk yang pertama Pembinaan PNBP target tahun 2020 target sebesar Rp. 345.600.000.00,  terealisasikan Rp. 125.630.880.00., dengan capaian 35,36 persen. Kedua Intelijen 1. Penyuluhan hukum dan penerangan hukum, tahun 2020 ditargetkan 7 kegiatan (3 Jaksa masuk sekolah/penyuluhan hukum, 3 Jaksa menyapa dan 1 Penerangan Hukum)., Realisasinya 307 kegiatan ( 303 Jaksa masuk sekolah/penyuluhan hukum, 3 Jaksa menyapa dan 1 Penerangan Hukum)., 2 kegiatan dengan Capaian 4385,7 persen. 2. Penyelidikan/pengamanan/penggalangan target ditahun 2020, 2 kegiatan, Realisasi 2 kegiatan,  dengan capaian 2 kegiatan. 

Selain itu, yang ketiga target penanganan kasus pidana umum 2020. Yakni Terbuktinya Perkara Pidum  sebanyak 80 perkara dan realisasi 122 perkara atau 152.6 persen. Untuk kasus Pidana Umum (Pidum) yang sudah inkracht (berhasil dilaksanakan) target 80 perkara realisasi 115 perkara atau 143.75 persen serta perkara Diversi sebanyak lima kasus.

Sedangkan yang keempat,  kasus Pidana husus penyelidikan satu perkara realisasi satu perkara atau 100 persen, penyidikan satu perkara realisasi tiga perkara atau 300 persen, pra penuntutan satu perkara realisasi dua perkara atau 200 persen, eksekusi satu perkara realisasi masih nihil.

Selanjutnya yang kelima Datun 1. pertimbangan hukum satu perkara realisasi empat perkara atau 400 persen, 2. bantuan hukum litigasi/non litigasi satu perkara realisasi 98 perkara atau 9800 persen, dan 3. pelayanan hukum 12 kegiatan, realisasi 12 kegiatan atau 100 persen.

Seterusnya,  yang terakhir keenam.  Pengelolaan BBBR yang terdiri dari dua jenis.  1. Pemeliharaan barang bukti target 1 tahun,  Realisasinya 1 tahun,  pencapaian 100 persen.,  dan 2. Penyelesaian barang rampasan/sitaan 5 perkara terdiri dari 5 barang bukti target tahun 2020 24 perkara terdiri dari 36 barang bukti dengan pencapaian 480 persen. 

"semua yang tersebut diatas merupakan hasil dari pencapaian Kejaksaan Negeri Padang Lawas sesuai di bidangnya masing masing," sebut Kajari Palas Kristanti Yuni Purnawanti, SH,  MH. Saat menyelenggarakan acara tersebut. (WD41) 

Komentar Anda

Berita Terkini