-->

Libur Nataru, Warga Padati Pemandian Alami Sungai Siraisan Palas

harian9 author photo


PALAS| H9
Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 dimanfaatkan masyarakat untuk mengunjungi sejumlah tempat pemangian alami, salah satu pilihannya adalah pemandian Sungai yang alami. Tidak hanya itu, sejumlah lokasi pemandian di lainnya juga ‘tumpah ruah’ didatangi ribuan pengunjung berliburan baik dari daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas) maupun dari luar daerah.

Seperti lokasi pemandian di aliran Sungai Barumun yang lebih di kenal sungai Siraisan Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Palas, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Objek wisata lokal ini menjadi salah satu pilihan di awal Tahun Baru 2021 selain terkenal dengan keindahan alamnya yang sejuk, air di sungai ini juga cukup bersih dan sangat dingin.

Bahkan sungai ini dari dahulu sudah menjadi tempat objek wisata lokal di Desa Siraisan, Kecamatan Ulu Barumun.

Di lokasi ini dijadikan pengunjung lokal dan luar daerah sebagai arena bermain air dari benen mobil ukuran kecil hingga orang dewasa di sekitar Sungai Siraisan atau dibawah jembatan.

“Kami sekeluarga baru bisa pulang dari Jawa karena lebaran kemarin kami tidak bisa pulang kampung, karena Covid-19, nah diliburan Natal dan Tahun Baru ini kami bisa pulang dan mengunjungi  Sungai siraisan ini, sungainya sejuk, dingin dan cukup bersih,” kata salah seorang pengunjung, Marlina Hasibuan kepada wartawan, Sabtu (02/01/2021).

Boru Batubara (45) warga Desa Siraisan yang berjualan di lokasi Sungai Siraisan mengakui,  sejak Libur Natal lokasi pemandian ini sudah dipadati pengunjung yang liburan.

"Sungai ini memiliki air yang cukup terbilang dingin dengan berbagai permainan anak-anak di sungai makanya ramai yang datang kemari untuk mandi menikmati air dingin rombongan dan keluarga," katanya. Sembari melayani pengunjung yang ingin menikmati seduhan kopi panas.

Diketahui, sejumlah pemuda yang tergabung dalam persatuan Naposo Nauli Bulung (NNB), perangkat Desa Siraisan turut menjaga kelestarian sungai ini sekaligus mengawasi pengunjung yang mandi agar tidak sampai hanyut,

Sementara di lokasi wisata pemandian air panas Aek Milas di Desa Paringgonan dan Water Bom Dofa desa Tanjung masih Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padang Lawas (Palas), juga menjadi pilihan untuk berlibur tahun baru 2021. Lokasi ini juga terus dipadati pengunjung yang berasal dari dalam hingga luar daerah.

Pantauan Harian9.com di tiga lokasi pemandian air alami, yakni di lokasi kolam air panas buatan dan lokasi aliran anak sungai alami, serta water boom terlihat padat. Nuansa alami perbukitan dengan deretan pohon-pohon hutan yang tumbuh di lereng bukit barisan, membuat wisata ke tempat ini menjadi salah satu pilihan yang ingin berlibur.

Pengunjung yang ingin menikmati air panas di kolam buatan biayanya juga cukup murah. Di satu kolam utama seluas sekitar 30 x 50 meter, pengunjung dikutip biaya perorangnya Rp 10.000 (dewasa) dan Rp 5.000 (anak-anak). Sedangkan untuk berendam di beberapa unit kolam-kolam air panas berukuran kecil, pengunjung dikenakan tarif Rp. 20.000 perorang.

Selain berendam di air panas, pengunjung bisa menikmati alunan lagu dari pengiring keyboard atau juga bisa mendengarkan atau bernyanyi. Kalau ingin bernyanyi dikenakan tarif sebesar Rp 5.000/ lagu. Selain itu, pengelola kolam air panas buatan juga menyediakan aneka kuliner dan makanan ringan dengan aneka rasa dan harga yang terjangkau.

Sedangkan, di lokasi pemandian air panas alami, pengujung dikenakan tarif masuk ke lokasi wisata ini sebesar Rp 2.000/orang pada pintu masuk. Ada banyak titik pemandian di lokasi pemandian air panas alami ini. Terlihat, aliran anak sungai yang berair panas, dibendung secara sederhana oleh pengelola kemudian dipasang beberapa pipa berdiameter 5 sentimeter, sehingga terbentuk pipa pancuran air panas siap menghangatkan tubuh pengunjung.

"Sensasinya seperti rileksasi massage dari aliran air panas lewat pancuran pipa-pipa ini, terutama pada posisi punggung kita. Saya dan keluarga sering ke tempat ini. Setelah mandi, tubuh terasa ringan dan segar," sebut Rahmi, satu pengunjung Aek Milas.

Sementara, Pak Nasution, warga Desa Tanjung menyebutkan, di musim liburan panjang Nataru seperti saat ini, memang terjadi lonjakan pengunjung. Bahkan di lokasi Aek Milas saja, jumlah pengunjungnya sangat padat demikian jiga di Sungai Sirasan dan water boom dofa, katanya. (WD41)

Komentar Anda

Berita Terkini