-->

Penerapan Prokes Di Kabupaten Tapsel Diperketat

HARIAN9 author photo


TAPSEL|H9
Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Roman Smaradhana Ehaj, SH, SIK, MH meminta semua pihak untuk lebih memperketat pelaksanaan Protokol Kesehatan (Prokes), terkait Pandemi Covid-19 di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Hal ini disampaikan AKBP. Roman dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tapanuli Selatan guna membahas dan evaluasi penanganan Covid-19, di Kabupaten Tapanuli Selatan, bertempat di eks Kantor Bupati Tapanuli Selatan Jalan Kebanga Padangsidimpuan, Senin (18/1/2021) malam.

Rakor Forkopimda Kabupaten Tapanuli Selatan dibadiri Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tapanuli Sekatan Ardian SH, mewakili Dandim 0212/TS, sejumlah pimpinan OPD Tapanuli Selatan dan instansi terkait lainnya.

Lebih lanjut Kapolres menyampaikan Covid-19 belum diketahui kapan akan berakhir. Namun kedisiplinan kita semua dalam menerapkan Prokes harus terjaga agar bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan yang utama kita sebagai aparatur negara untuk bersikap tegas terhadap pelanggar Prokes.

" Pemberian sanksi kepada setiap orang serta pelaku usaha, yang masih melanggar Prokes perlu diberikan dengan tegas dan kemudian lagi, terhadap aparatur pemerintah yang mengadakan hajatan yang mengumpulkan kerumunan massa perlu diberikan sanksi. Kita sebagai aparatur seharusnya bisa memberikan contoh kepada masyarakat, " ujar AKBP Roman dalam arahannya.

Lebih jauh AKBP Roman menyampaikan, Tim Percepatan Penanganan Covid-19, akan mengoptimalisasi kembali kegiatan Satuan Tugas (Satgas) dan posko-posko Covid-19 khusus di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan.

" Diharapkan optimalisasi terhadap penanganan Covid-19 terus dilakukan dengan  mengaktifkan kembali Satgas dan posko-posko Covid-19 khusus di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan, " terang Kapolres.

Sementara Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu, mengatakan, Rakor yang dilaksanakan ini sangat penting guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tapanuli Selatan, apalagi program vaksinasi Covid-19 sudah di mulai di beberapa daerah.

" Tentunya kita harus tetap waspada dengan tetap mengoptimalkan Satgas Covid-19 dan membentuk posko-posko penanganan Covid-19 di Kabupaten Tapanuli Selatan agar tidak ada kluster baru, " terang Syahrul

Dalam Rapat ini, disepakati untuk membentuk tim kecil, guna peningkatan teknis penanganan Covid-19 di tahun 2021, agar bisa diminimalisir sekecil mungkin, mengingat pandemi Covid-19 belum diketahui kapan berakhir. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini