-->

Pria Tambun Asal Batam Tewas DiTabrak Kereta Api

harian9 author photo


BATANGKUIS| H9

Meski kereta api segera melintas, palang pintu juga masih terpasang, namun Surya Darma, pria bertubuh tambun, berusia 65 tahun ini tetap nekat menerobos dan menyeberang rel kereta api di Desa Batangkuis Pekan, Kecamatan Batangkuis, Sabtu petang (9/1), pukul 18.30 WIB.

Alhasil, pria yang alamat di Kartu Tanda Penduduk (KTP), tertera sebagai warga Perum Cahaya Garden, Blok C2/07, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam itu tewas di lokasi, setelah dia dan kereta Supra BK 4270 SU yang dikendarainya terpental sejauh 20 meter.

"Tadi palang kereta api sudah turun, sudah ada peringatan kereta api mau melintas. Tapi dia (korban), mungkin tak sabar, jadi terus menerobos" kata Jefri, sekuriti PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Saat korban menerobos, di waktu bersamaan, datang kereta api dari Medan menuju Kualanamu. Brakkkk! Seketika tabrakan terjadi. Warga dan pengguna jalan yang melintas langsung berteriak histeris dan berkerumun di lokasi.

"Korban ini naik kereta dari Jalan Tembakau Deli, mau ke arah Medan. Kereta api yang melintas, ada dua. Papasan gitu. Satu dari Lubukpakam menuju Medan, dan satu lagi sebaliknya, dari Medan menuju Kualanamu. Korban ini ditabrak kereta api yang ke Kualanamu," tutur Jefri.

Datuk (25), penjaga palang kereta api, menyebutkan awalnya kereta api jurusan Lubukpakam-Medan sudah terlebih dulu melintas. Namun, korban diduga tidak mengetahui ada satu kereta api lagi yang melintas dari arah Medan menuju Kualanamu.

"Yang di samping udah teriak semua, masih ada kereta satu lagi mau lewat, tapi bandel nerobos aja dia. Lagi pun palang belum naik ke atas. Kereta api bandara menuju Medan berselisih sama kereta Medan menuju Bandara Kualanamu," terang Datuk.

Sementara itu, personel Polsek Batangkuis, menyebutkan korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deliserdang. "Dibawa ke rumah sakit di Pakam. Keretanya kita amankan," kata polisi itu. WD-40

Komentar Anda

Berita Terkini