-->

Sepanjang Tahun 2020, Kasus Narkoba Paling Menonjol di Polres Padangsidimpuan

harian9 author photo


PADANGSIDIMPUAN|H9
Sepanjang tahun 2020, kasus penyalahguna narkotika menjadi kasus paling menonjol di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan, mengingat banyaknya tersangka kasus narkoba yang ditangkap jajaran Polres Padangsidimpuan. 

Hal itu diungkapkan Kapolres Padangsidimpuan Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Juliani Prihartini, SIK, MH didampingi Waka Polres Kompol Syahril M, Kabag Ops Kompol Ahmad Fauzi KS, Kasat Reskrim AKP Bambang Priyatno S.Sos, Kasat Narkoba AKP Sammailun, Kasat Intelkam AKP Najarudin Siregar SH, Kasat Binmas AKP Sulhan Arifin Siregar, SH dan Kasat Lantas AKP Junaidi, SH, kepada wartawan di lapangan apel Mapolres Padangsidimpuan, Kamis (31/12/2020).                                                                                                 

“ Selama tahun 2020, untuk kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang berhasil diungkap mengalami peningkatan di bandingkan tahun 2019 dengan jumlah tersangka sebanyak 113 orang, sementara di tahun 2020 ini meningkat menjadi 127 orang tersangka. Ini menunjukkan keseriusan Polres Padangsidimpuan dalam memberantas peredaran narkotika dan kedepannya akan semakin fokus memberantas peredarannya, “ ujar Kapolres.

 Disebutkannya, di tahun 2019, barang bukti narkotika jenis ganja yang berhasil diamankan seberat 43.544,65 gram, sedangkan tahun 2020 barang bukti ganja yang berhasil diamankan seberat 274.581,94 gram. Dari Jumlah Tindak Pidana (JTP) sebanyak 79 kasus dan Jumlah Pelaku Tindak Pidana (JPTP) sebanyak 79 Kasus.

 Sedangkan untuk narkoba jenis shabu ditahun 2019 barang bukti yang berhasil diamankan seberat 64,65 gram dan di tahun 2020 meningkat menjadi seberat 165,29 gram. Sedangkan JTP sebanyak 105 kasus dan JPPT sebanyak 91 Kasus.

 “ Kasus penyalahgunaan narkotika yang terjadi di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan telah memakan banyak korban mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Bahkan tidak memandang profesi, ada pelajar, oknum PNS, oknum anggita Polri, tukang beca, buruh bangunan, dll, “ terang Juliani.

 Terkait tindak pidana umum berupa Pencurian Dengan Pemberatan (Curat), Pencurian Dengan Kekerasan (Curas), Pencurian Kenderaan Bermotor (Curanmor) dan tindak pidana perjudian yang terjadi selama tahun 2020 juga mengalami peningkatan di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan.

 Untuk barang bukti tindak pidana umum yang berhasil diamankan antara lain untuk kasus Curanmor sebanyak 15 unit sepeda motor, uang hasil tindak pidana perjudian sebanyak Rp.3.124.000.-, 27 unit telepon genggam berbagai merk, 27 buah pulpen, 15 blok kupon judi togel dan KIM dan 8 buah buku tafsir mimpi.

 Untuk kasus Curat barang bukti yang disita berupa uang sebanyak Rp.5.870.000.-, 8 unit TV LCD, 3 buah kalung emas, 10 unit telepon genggam, satu buah kipas angin dan 3 buah Laptop. Untuk kasus Curas, barang bukti yang diamankan berupa uang sebanyak Rp.800.000.-, telenan keripik sambal satu buah, satu unit sepeda motor dan satu unit HP Android.

 “ Saya selaku pimpinan mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras selam satu tahun dalam melaksanakan tugas mengungkap berbagai kasus tindak pidana baik tindak oidana narkotika maupun tindak pidana umum. Tentunya ini menjadi perhatian pimpinan dan saya harap juga masyarakat dapat terus bersinergis dengan Polri dalam menciptakan Keamanan, Ketertiban Masyarakat, “ harap AKBP. Juliani. (WD.014)

Komentar Anda

Berita Terkini