-->

Terkait OTT Program BPNT, Kadis Sosial Sergai Ditetapkan Sebagai Tersangka

HARIAN9 author photo


SERDANG BEDAGAI | H9
Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berisial IF akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh tim penyidik unit III Tipikor Polres Sergai, jumat (22/1/2021).

Mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Sergai ini ditetapkan tersangka terkait kasus pemerasan terhadap Suplier Elektronik Warung Gotongroyong (E-warong) program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementrian Sosial.

Kapolres AKBP Robin Simatupang didampingi Kasat Reskrim AKP Pandu Winata serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) dalam keterangan Pers nya, jumat malam sekira pukul 20.00 WIB menjelaskan, bahwa ditetapkannya IF sebagai tersangka setelah dilakukan gelar perkara di Polda Sumut.

"Setelah kita lakukan serangkaian pemeriksaan dan gelar perkara di Polda Sumut, pelaku langsung kita tetapkan sebagai tersangka," terang Kapolres AKBP Robin Simatupang.

Lebih lanjut dijelaskan Kapolres, IF ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus program BPNT. Dimana IF diduga telah melakukan pemerasan terhadap Suplier program E-warong. Modus operandinya, IF mengintimidasi Suplayer E-warung agar menyerahkan sejumlah uang dengan ancaman akan menggantikannya.

"Modus operandi yang di lakukan tersangka yakni dengan melakukan intimidasi dan menakut-nakuti suplayer E-warung agar menyerahkan (menyetor) sejumlah uang kepadanya, jika tidak Ia akan mengganti suplayer tersebut," bilang Kapolres.

Salah seorang korban dari perbuatan tersangka, lanjut Kapolres, yakni berinisial S. Dimana S yang merupakan Suplier E-warong ini dimintai sejumlah uang oleh tersangka. Bahkan, menurut pengakuan korban, perbuatan ini bukan hanya sekali dilakukan tersangka.

Namun, sudah berulang kali, dan baru kali ini IF tertangkap tangan saat mengambil uang sebesar Rp 30 juta dari korban di Rumah Makan Cindelaras di Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah, kamis (21/01/2021) sekitar pukul 14:00 WIB.

"Niat tersangka IF sudah cukup lama untuk mengganti suplier E-warung berinisial S tersebut sehingga IF meminta sejumlah uang. Jika tidak, maka IF akan menggantikannya dengan suplier lain," jelas Kapolres AKBP Robin.

Saat disinggung apakah ada oknum lain yang terlibat dalam kasus tersebut, Kapolres menjelaskan, bahwa kasusnya masih dalam pemeriksaan lebih lanjut."Atas perbuatan nya, tersangka dikenakan pasal 12 huruf  b subs pasal 11 UU RI No.31 tahun 1999 sebagaimana di ubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,"pungkas Kapolres.

Sebelumnya, Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berinisial IF terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), kamis (21/1/2021).

IF terjaring OTT Polres Sergai di RM Cindelaras di Sei Rampah sekira pukul 14.00 WIB. Dalam OTT tersebut, personil Polres Sergai juga mengamankan uang sejumlah Rp 30 juta.(WPU06)

Komentar Anda

Berita Terkini