-->

196 Masiswa IPTS Padangsidimpuan Diwisuda

HARIAN9 author photo


PADANGSIDIMPUAN| H9
Institut Pendidikan Tapanuli Selatan (IPTS) melalui Sidang Senat Terbuka Sarjana ke-46 tahun 2021 mewisuda 196 mahasiswa dari Fakultas Pendidikan, di Auditorium IPTS, Jalan Sutan Muhammad Arif, Padangsidimpuan, Selasa (16/2/2021).

Wisuda terhadap 196 mahasiswa tersebut dipimpin Rektor IPTS Drs. H. Muhammad Nau Ritonga yang dilaksanakan dalam 2 sesi dan digelar secara sederhana dengan tetap mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) pemerintah di masa pandemi Covid-19 yang dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wil I Sumatera Utara Prof.Dr. Ibnu Hajar, M.Si, Ketua Yayasan Al Iman, IPTS Padangsidimpuan, Dr.Fauzan Indra Lubis, SP, PK, beserta keluarga, para Wakil Rektor, Senat, Ketua Prodi dan Lembaga seluruh civitas skademik IPTS, para orang tua dan seluruh peserta wisuda ke-46 IPTS

Rektor IPTS Drs. H. Muhammad Nau Ritonga mengatakan, tema wisuda kali ini adalah, 'Kontribusi Pendidikan Tinggi Dalam Mengembangkan Kecerdasan Bangsa Masa Pandemi Covid-19', yang menegaskan perjalanan sejarah IPTS yang telah melewati lebih seperempat abad sejak berdiri pada tahun 1981. Seperempat abad lebih atau 39 tahun bukanlah hanya waktu kronologis tanpa makna, tapi juga merupakan waktu historis yang di dalamnya ada proses perjuangan, pengabdian, dan kontribusi IPTS kepada umat dan bangsa.

Rektor menambahkan, kalau kita bicara IPTS, berarti kita bicara aspek akademik dan non-akademik yang meliputi dosen, tenaga kependidikan, kurikulum, sarana-prasarana, visi-misi, dan lain sebagainya. Semua itu membentuk kesatuan organik yang kinerja dan kiprahnya amat ditentukan oleh keikhlasan, dedikasi, semangat dan komitmen para fungsionarisnya. Jadi aspek manusialah yang paling menentukan kualitas kontribusi sebuah lembaga untuk bangsa.

" Dengan nilai-nilai yang berlandaskan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 IPTS akan sukses dalam menghasilkan lulusan-lulusan yang bermoral tinggi, berdaya saing, dan profesional dan selanjutnya, nilai-nilai amanah, komitmen, bermoral tinggi, jujur, saling percaya dan kerja sama, " ujar Rektor

Menurut Rektor, sebagai kandungan nilai Pancasila dapat menentukan cara berfikir yang benar; cara berfikir yang benar dapat menghasilkan tindakan yang benar; selanjutnya tindakan yang benar dapat menghasilkan kepuasan dan kepuasan dapat menghasilkan pengakuan. Inilah cita-cita yang terus IPTS tanamkan dan perjuangkan selama 40 tahun ini.

" Kini setelah 40 tahun, kita tiba di sebuah jaman yang telah berubah. Jaman yang telah memindahkan pandangan dunia lama ke pandangan dunia baru. Kita memasuki era Revolusi Industri 4.0 dengan ciri-ciri serba internet (internet of things), keterhubungan, jaringan, artificial intellegence, kecepatan, serba digital, dan matinya tren (trend break) yang terjadi dengan cepatnya. Semua itu, menuntut inovasi-inovasi yang berkelanjutan, serta menuntut kerja sama seluas-luasnya dengan jaringan nasional agar IPTS dapat bersaing dan berkontribusi bagi bangsa dan Negara apalalagi di tengah Pandemi Covid-19 sekarang ini, " katanya.

Selain itu kata Rektor, berbagai tuntutan menantang kini terus dikejar IPTS, misalnya, menerapkan penganggaran dan perencanaan berbasis akreditasi. Artinya, seluruh anggaran dan perencanaan diarahkan untuk memenuhi tujuan-tujuan akreditasi.
Peter Drucker pernah bilang, 'Jika anda tidak bisa mengukurnya, anda tak akan bisa memperbaikinya. Jadi, melalui ukuran-ukuran akreditasi nasional kita bisa mengetahui kekurangan dan kelebihan dan selanjutnya dapat meningkatkan lagi di masa depan. Kekurangan-kekurangan itu segera dapat diperbaiki dan kualitas-kualitas positif yang telah dicapai dapat ditingkatkan lagi.

" Akreditasi adalah ukuran nasional di bidang pendidikan yang mengakui terpenuhinya standar-satandar yang telah ditentukan. Akreditasi yang baik menggambarkan sebuah lembaga perguruan tinggi tertentu telah memenuhi standar-standar yang dipersyaratkan untuk menghadapi tantangan-tantangan masa kini dan masa depan dengan seluruh seluk-beluknya, " tuturnya.

Disamping itu, IPTS juga telah mengalami perubahan-perubahan baik kuantitas maupun kualitas. Jumlah mahasiswa dan jumlah sarana-prasarana telah mengalami peningkatan dalam rentang 40 Tahun, jumlah lulusan IPTS kini telah mencapai 12.229 orang.

" Kini sarana-prasarana IPTS  telah mampu melayani kebutuhan jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun.
Perlu disebutkan bahwa dari sisi akreditasi, IPTS juga telah terakreditasi “B” dari Badan Agredirasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) dan telah mengumpulkan 8 Program Studi (Prodi) terakreditasi “B”, " ucapnya.

Selanjutnya, dalam  tahun 2020 IPTS telah memperoleh 1.24 penelitian dengan dana penelitian siblitabmas senilai Rp.844.320.000.- untuk 68 orang beasiswa bidikmisi, 220 orang beasiswa KIP, 560 orang penerima bantuan UKT dan tahun 2021 penerima bantuan sebanyak  848 orang.

" Terimakasih yang setinggi-tingginya kami ucapkan kepada Bapak Kepala LLDIKTI Wil I atas bantuan ini, kiranya di tahun 2021, bapak berkenan lagi memberikan tambahan beasiswa lagi kepada kami dan perlu kami informasikan kepada bapak bahwa mahasiswa yang kuliah di kampus kita ini rata-rata ekonomi menengah kebawah sangat membutuhkan beasiswa dari pemerintah.
Ini merupakan sebuah kepercayaan dari Kepala LLDIKTI 1 yang harus dimanfaatkan oleh IPTS dalam memberikan pelayanan pendidikan sebaik-baiknya dengan standar-standar akreditasi, " ungkapnya.

Akhirnya, atas nama pribadi dan rektor saya mengucapkan selamat dan sukses atas diraihnya gelar Sarjana. Semoga pencapaian gelar ini mendorong Saudara-Saudara menjadi manusia yang lebih baik lagi dalam tanggung jawab, kepekaan sosial, dan kebermanfaatannya bagi umat dan bangsa. Semoga Allah menyertai perjalanan kita semua. Amin ya rabbal ‘alamin.

" Semua prestasi ini dapat dicapai berkat kerja sama dan keterlibatan semua pihak dalam bekerja ikhlas dan tuntas dan juga berkat atmosfir kehidupan kampus yang stabil yang didukung oleh nilai-nilai amanah, saling percaya, komitmen tinggi, dan kerja sama yang solid serta sebuah nilai-nilai yang harus ada dalam sebuah kepemimpinan dan kami yakin bahwa jika nilai-nilai ini terus dipertahankan sebagai sebuah ‘ideologi’ dan menjadi DNA dalam kepemimpinan, maka akan menentukan keberhasilan dalam pencapaian visi-misi di masa depan  " imbuhnya

Ketua Yayasan Al Iman, IPTS Padangsidimpuan, Dr.Fauzan Indra Lubis, SP, PK, menuturkan, pelaksanaan wisuda dilakukan secara sederhana sesuai Prokes demi menjaga kesehatan dan keselamatan dan atas nama Yayasan kami ucapkan apresiasi kepada jajaran pimpinan saat ini, Ketua senat beserta anggota, para dosen dan tenaga kependidikan, serta para mitra strategis IPTS yang telah memungkinkan pencapaian ini. 

" Selain itu, kami bersyukur bahwa pada usia ke 40 IPTS ini telah memberikan sumbangan penting bagi pembangunan umat dan bangsa melalui kiprah para alumni yang telah dipercaya untuk menjadi pemimpin masyarakat baik formal maupun informal. Mereka telah menjadi agent of changes dengan mempromosikan nilai-nilai moral Pancasila, moderasi, dan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, " terang Dr. Fauzan.

Panitia wisuda Kasmuddin menyampaikan, dari 196 mahasiswa / mahasiswi IPTS Tahun Ajaran 2020/2021 yang di wisuda dalam 2 sesi yakni, sesi I sebanyak 101 orang, terdiri dari Prodi Pendidikan Bahada Indonesia 35 orang, Pendidikan Bahasa Ingris 37 orang dan Pendidikan PGSD 29 orang.

Untuk sesi II sebanyak 95 orang, terdiri dari Prodi Pendidikan Kewarganegaraan 6 orang, Pendidikan Ekonomi 40 orang, Pendidikan Akuntansi 8 orang, Pendidikan Sejarah 8 orang, Pendidikan Matematika 16 orang, Pendidikan Biologi 11 orang dan Pendidikan Fisika 6 orang. (WD.014) 
Komentar Anda

Berita Terkini