-->

Ditinggal Sholat, Tiga Unit Pemondokan Jompo di Sihapas Barumun Terbakar

HARIAN9 author photo


PALAS| H9
Diduga akibat  sisa bara api kayu bakar yang belum padam, tiga  pondok Panti Jompo Al-Ikhlas Desa  Padang Hasior Lombang, Kecamatan Sihapas Barumun Kabupaten Padang Lawas hangus terbakar.

Peristiwa itu terjadi Kamis sore (25/2/2021) sekira pukul 16.00 WIB, Beruntung, tidak ada korban jiwa.

Saksi mata menyaksikan kebakaran, Dermaini (35) melihat gumpalan asap dan api yang semakin membesar sekira pukul 16.00 WIB dari dalam pondok yang dihuni Sailam.

Melihat api semakin besar dan melahap pondok yang terbuat dari papan Dermaini berteriak minta tolong.

“spontan teriak minta, Tolong…tolong…. ada pondok kebakaran ,” teriak Dermaini. Warga berhamburan berusaha memadamkan api.

Tidak berapa lama ,api dapat dipadamkan warga tidak merambah keseluruh pondok yang ada di Panti Jompo Al Ikhlas.

Darmaini menduga asal api dari pondok yang dihuni Sailam akibat sisa bara kayu api memasak nasi yang belum sempat padam seluruhnya.

Kapolres Padang Lawas AKBP Jarot Yusviq Andito, SIK melalui Kapolsek Barumun Tengah AKP Syawaluddin, SH membenarkan kejadian kebakaran panti Jompo Al Ikhlas Padang Hasior Lombang Kecamatan Sihapas Barumun.

Diduga asal api dari pondok yang dihuni Sailam (75) yang berawal dari sisa bara kayu bakar yang belum padam, selesai  memasak nasi didalam pondoknya. Penghuni pondok pergi ke masjid untuk melaksanakan shalat Ashar dan pondok ditinggal.

“Bara api dari sisa kayu bakar yang belum padam menyala sehingga  membakar 3 pondok jompo yang ada ditempat tersebut,” ungkap Kapolsek.

Syawaluddin mengungkapkan, tidak ada korban jiwa, Tiga pondok terbakar yang dihuni ibu Sailam(75), ibu Rawati Tanjung  (65) , dan Ibu Seri Alam Pane (65).Kerugian ditaksir sekitar Rp 5 juta. 

Sementara itu, Kebakaran pemondokan Ibu jompo tersebut menurut Kepala Desa Padang Hasior Lombang Ahmad Nijar Harahap kepada Awak Media menceritakan bahwa api bermula dari salah satu pondok ibu jompo yang menurut keterangan sedang memasak nasi menggunakan kayu bakar, sementara menunggu nasinya masak si Ibu jompo beranjak pergi untuk melaksanakan Sholat Ashar.

Tanpa diduga secara mendadak api telah membara hingga menjalar ke pemondokan yang berada di sampingnya, atas bantuan dan pertolongan Warga setempat dengan peralatan seadanya sehingga api dapat di padamkan setelah menghanguskan tiga unit pemondokan dan kerugian belum bisa diperkirakan. 

Di jelaskan Kades, Pemondokan Al'Ikhlas Padang Hasior yang terbakar sebanyak tiga unit dari jumlah 30 unit pemondokan, semuanya terbuat dari Kayu, berdindingkan papan, lantai  papan dan beratapkan seng, dan menurut Kades sebelumnya  kebakan pertama terjadi hingga menghanguskan semua pemondokan pernah terjadi sekitar 10 tahun lalu.


Camat Kecamatan Sihapas Barumun Leliana Harahap sempat menginformasikan kepada pihak Damkar Pemkab Padang Lawas, namun mengingat jarak tempuh dan medan yang sangat sulit sehingga mobil Damkar belum sampai namun api sudah berhasil di padamkan masyarakat dengan alat seadanya.

Dilanjutkan oleh Ibu Camat juga menceritakan perihal yang sama ketika terjadi kebakaran rumah Orang Tua Sekretaris Dewan (Sekwan) beberapa minggu yang lalu, Ibu Camat juga sempat menginformasikan kepada pihak Damkar Palas terkait adanya kejadian kebakaran rumah di wilayah Kecamatan Sihapas Barumun, namun mengingat jarak tempuh dan medan yang sangat sulit dilalui.

Sehingga mobil pemadam kebakaran tersebut belum sampai dilokasi kebakaran dan api telah menghanguskan seluruh bangunan rumah, upaya pertolongan masyarakat dengan alat seadanya tidak mampu untuk mengendalikan kobaran api.pungkas Ibu Leliana.

(WD41)

Komentar Anda

Berita Terkini