-->

Gedung Covid-19 Khusus Ibu dan Anak RS Haji Belum Dioperasikan

HARIAN9 author photo


MEDAN| H9
Gedung baru Covid-19 khusus ibu dan anak yang dibangun di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan, Jalan Rumah Sakit Haji, Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, hingga kini belum juga dioperasikan.

Pantauan wartawan, Rabu (24/2/2021), pembangunan gedung itu sudah selesai dan sudah siap untuk digunakan. Berdasarkan target yang pernah dilontarkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, R Sabrina pada awal November lalu bahwa gedung itu akan dioperasikan pada pertengahan November tahun 2020 lalu.

Kepala Humas RS Haji Medan Fauzi Siregar mengatakan "Kami tidak berani mengoperasikannya, karena belum ada serah terima itu. Itukan harusnya pihak pemborong menyerahterimakan ke Dinas Kesehatan Sumut, kita mengikuti peraturan. Takutnya kita pakai kemudian rusak, siapa yang bertanggung jawab,".

Pihaknya belum menggunakan itu karena masih menggunakan gedung yang lama dan mengaku pasien Covid-19 masih mencukupi dirawat di gedung lama. Ucapnya sembari memberitau gedung itu difasilitasi 30 bed dan dilengkapi dengan Hepa Filter atau alat penyaring udara bersih.

Fauzi juga mengaku bingung ketika membutuhkan gedung yang baru, namun belum ada serah terima, bagaimana menggunakannya.

"Jadi dinas kesehatan mau gitu-gitu aja, harusnyakan buat berita acara serah terima kerjaan dari pemborong. Kalau dipakai, taunya belum dibayar ke pemborong, kan kita jadi bingung," ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes menyayangkan gedung itu tidak digunakan karena hanya belum diserahterimakan. Bahkan ia menegaskan bahwa gedung itu kapan saja bisa digunakan.

"Gak ada rencana serah terima, mau dipakai silahkan pakai, gak dipakai ya udah. Selain itu, gedung yang direhab, dipakai manajemen rumah sakitnya. Lagian aturan darimana serah terima, itukan emergensi kok, jangan dilama-lamakan," ketusnya.

"Ini yang perlu diganti direkturnya. Mereka yang mengusulkan gedung baru dibangunkan untuk emergensi, kenapa sekarang banyak kali gayanya," ketus Alwi lagi

Sementara itu, keputusan membangun RS Covid-19 khusus ibu dan anak diambil karena Satgas Penanganan Covid-19 tidak ingin anak-anak dan ibu hamil yang terpapar Covid-19 dirawat bersama pasien lainnya. (WM021)


Komentar Anda

Berita Terkini