Kendalikan Inflasi, BI Sumut Lakukan Tiga Upaya

HARIAN9 author photo


MEDAN| H9
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut, Soekowardojo mengatakan untuk mengendalikan inflasi 2021 diperlukan tiga upaya. 

"Berdasarkan hasil Rakorprov untuk stabilisasi harga 2021, terdapat tiga fokus upaya pengendalian inflasi yang dapat dilakukan TPID Provinsi Sumatera Utara antara lain dengan perbaikan infrastruktur pendukung seperti penguatan BUMD Pangan, penyediaan CAS, dan pengoptimalan SRG, membangun neraca pangan daerah, dan mengoptimalkan intervensi pemerintah," katanya, Rabu (24/2/2021).

Dikatakannya, adanya daya beli masyarakat yang diprakirakan membaik karena lapangan kerja kembali normal dan kapasitas produksi berangsur menuju optimal. 

"Prakiraan ini sebaiknya perlu menjadi perhatian kita semua, sehingga kebijakan pengendalian inflasi yang ditempuh akan terus fokus terhadap tiga upaya pengendalian inflasi,” kata Soekowardojo didampingi Deputi Kepala Perwakilan Andiwiana Septonarwanto dan Deputi Kepala Perwakilan BI Sumut Ibrahim pada Bincang Bareng Media di Medan, Selasa (23/2/2021).

Inflasi pada indeks harga konsumen (IHK) secara umum didorong oleh membaiknya daya beli masyarakat (asumsi pandemi Covid-19 telah diimbangi penanganan kesehatan serta vaksinasi dan pemulihan ekonomi berjalan optimal)

Ia menilai inflasi inti karena meningkatnya permintaan masyarakat seiring dengan perekonomian yang membaik, lapangan kerja yang kembali normal serta tunjangan-tunjangan yang kembali dibayarkan.

"Sedangkan inflasi volatile food terjadi meningkatnya harga komoditas bumbu-bumbuan, khususnya cabai merah, seiring dengan produksi yang belum optimal di tengah permintaan yang tinggi," ujarnya.

Sementara inflasi Adm Prices karena penyesuaian tarif listrik ke kondisi normal pasca Covid-19, meningkatnya kebutuhan energi setelah aktivitas produksi berjalan normal.(PP04)

Komentar Anda

Berita Terkini