-->

Sergai

Korban Penipuan Wajib Pajak Meminta Pertanggungjawaan Kepada Pihak UPT Pangkalan Brandan

HARIAN9 author photo


 LANGKAT| H9

Aksi Penipuan yang dilakukan M alias Anto (38) salah satu karyawan Pegawai outsourcing yang bertugas di kantor Sistim Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) UPT Pangkalan Brandan, ternyata sudah berjalan dari tahun 2018 hingga s/d 2021, tepatnya 16 Januari barulah terbongkar.

Menurut keterangan Yuni (40) salah satu korban dan sebagai tetangga tersangka,warga Jalan Gang Dodol, Paya Kanan, Kelurahan Alur Dua, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat,Sebutnya kepada kru media saat berada dikantor Samsat  UPT Pangkalan Branda, Rabu (17/02/2021).

Ia juga kena tipu sebesar Rp.4.000.000 dalam urusan pembayaran memperpanjang pajak satu unit Mobil pribadinya dari bulan Oktober 2020.

"Anehnya kenapa setiap bulannya saya diberi dan dikeluaran Surat Jalan oleh Anto, itu yang membuat saya percaya bahwa surat kendaraan saya memang dalam proses pengurusan," ucapnya.

Yuni fikir cuma beliau saja yang kena tipu,t ernyata ada sekitar seratus orang lebih juga menjadi korban penipuan Anto.

Dari hari Senin (15/02/2021) hingga sekarang Rabu (17/02/2021) korban terus berdatangan memenuhi kantor Samsat UPT Pkl.Brandan meminta kejelasan serta menuntut pertanggungjawaban dari pihak terkait,

"Dengan ucapan kami membayar pajak kendaraan kami serta menyetor uang dikantor ini dengan resmi,tanpa ada perantara orang ketiga, jadi kami minta selesaikan masalah kami jangan gelapkan uang ratusan juta wajib pajak yang sudah kami setorkan,"sambungnya Yuni.

Sementara ketika awak media masuk kekantor Samsat dengan tujuan untuk konfirmasi menemui Kepala UPT terkait. Salah satu karyawan Samsat mengatakan, :Mohon maaf Pak, semua Atasan pegawai disini lagi rapat diatas bersama keluarga M alias Anto mencari solusi untuk menyelesaikan masalah ini,"ujarnya.(WD012)
Komentar Anda

Berita Terkini