-->

Muhammadiyah Larang Kader Minta Sumbangan di Jalan

harian9 author photo

MEDAN| H9
Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah (PDM) Kota Medan melarang kader dan Organisasi Otonom Muhammadiyah (Ortom)  untuk meminta sumbangan di jalan-jalan mengatasnamakan pesyarikatan  dan organisasi. Hal itu berdasarkan keputusan rapat PD. Muhammadiyah Kota Medan,  Ahad, 7 Februari 2021 di Gedung dakwah Muhammadiyah  Jalan Mandala Bypass Medan. Demikian disampaikan Pj.Ketua PD. Muhammadiyah Kota Medan Drs. H. Burhanuddin MA, kepada HARIAN9 via WhatsAp setelah rapat, kemarin.

Dikatakannya, dalam rapat tersebut juga mengundang Pimpinan Lembaga Zakat, Infak dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Medan, berguna untuk menyatukan persepsi adab dalam penggalangan sumbangan atau dana dalam Muhammadiyah. 

Secara terpisah, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PD. Muhammadiyah Kota Medan Isa Anshari SF menyampaikan, apresiasinya terhadap keputusan PD. Muhammadiyah Kota Medan terkait larangan tersebut. Sebab kantong-kantong sumber dana di Muhammadiyah di kota Medan sangat banyak, mengapa harus  meminta-minta di Jalan. 

"Sekalipun untuk penggalangan dana untuk bencana," tandasnya, Rabu (10/02/2021)

Dikatakannya, kantong- kantong sumber dana Muhammadiyah di Kota Medan diantaranya, tidak kurang dari  134 PR Muhammadiyah, 134 PR. Aisyiyah, lebih dari 70 Mesjid Muhammadiyah, seratusan amal usaha Muhammadiyah. Belum lagi Amal usaha yang dikelola Pimpinan Aisyiyah. 

Dikatakannya, dari sekian banyak kantong-kantong sumberdana ini, Baik Lazismu ataupun ortom di persyarikatan dapat melakukan program yang lebih cerdas, misalnya memanfaatkan tenaga relawan baik dari kalangan ortom IMM dan lainnya, untuk bertugas penggalangan dana usai shalat Jumat ke sejumlah Mesjid yang dikelola Muhammadiyah, dan program cerdas lainnya yang mengarah kepada kantong persyarikatan dan amal usahanya.

"Yang penting tidak meminta-minta di jalanan bagai pengemis. Hanya bedanya  berseragam, "ucapnya. (pu.001)
Komentar Anda

Berita Terkini