-->

Soal Dugaan Pemukulan, KNPI Sergai Sebut Aksi Fahrurrozi Dianggap Berlebihan

HARIAN9 author photo


SERDANG BEDAGAI | H9

Aksi yang dilakukan oleh Fahrurrozi alias Rozi yang keluar dari Rumah Sakit dan mendatangi Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapoldasu) dianggap berlebihan. Hal itu terkait dugaan pemukulan yang terjadi pada dirinya di R2D cafe, Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai beberapa waktu lalu. 

Aksi Rozi ini dianggap berlebihan karena tidak sabar menunggu proses hukum atas laporannya ke Polres Serdang Bedagai. Aksi itu juga dituding untuk mendapatkan perhatian dari media sehingga bisa menekan pihak berwajib.

Salah seorang pengurus KNPI Kabupaten Serdang Bedagai, Bagus Fasla Zul dalam keterangan resmi dihadapan awak media, Sabtu (6/2/2021) di Sei Rampah  mengatakan bahwa Aksi Roji ini cukup memuakkan karena menggiring opini agar publik yakin dia dianiaya karena kasus korupsi yang disuruh koruptor.

"Inikan masalah pribadi, perkelahian biasa yang terjadi ditempat umum, tetapi dibuat seolah-olah ada yang menungganginya, ini yang harus di clear kan oleh saudara Fahrurrozi," ungkap Bagus Fasla. 

Ia pun berharap kasus ini segera selesai, karena Serdang Bedagai adalah kabupaten yang sangat kondusif sejauh ini, seluruh elemen bersatu menjaga Kondusifitas kabupaten Serdang Bedagai, baik Polri, TNI, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan lainya.

" Jadi kami minta Saudara Fahrurrozi jangan merusak kondusifitas Kabupaten Serdang Bedagai."pungkasnya.(WD023) 

Komentar Anda

Berita Terkini