-->

Sergai

Tokoh Pemuda Langkat Dipukuli Preman

HARIAN9 author photo


LANGKAT| H9

Aksi gerah Sejuta Lubang diKabupaten Langkat mengundang kemarahan sejumlah premanisme hingga terjadi penganiaya terhadap Ahmad Zulfahmi Fikri, selaku tokoh pemuda yang aktif mengkritisi kondisi sarana dan prasarana jalan di Kabupaten Langkat, Senin (15/02/2021).

Hasil pantauan Kru media ini,sebelum terjadi penganiayaan, Tokoh Pemuda yang akrab dipanggil Fikri ini baru saja melakukan audensi dengan Bupati Langkat, Terbit Rencana PA, Wakil Bupati Langkat Syah Afandin, Sekda Langkat dr.Indra Salahuddin, Kadis PUPR Subiyanto, Kadis Kominfo H.Syahmadi, sejumlah staf ahli, nggota DPRD Provsu, Zainudin Purba, dan Ketua Satgas Pemuda Marga Silema (PMS) Langkat Edi Bahagia.

Dalam audensi tersebut membahas masalah sarana dan prasarana jalan yang rusak.Sehingga Kabupaten Langkat dijuluki Kabupaten Langkat Sejuta Lubang.

Sebagaimana biasanya pada saat audensi, Bupati Langkat sempat mengucapkan terimakasihnya atas kritikan yang disampaikan Tokoh Pemuda Langkat, Ahmad Zulfahmi Fikri dan rekan-rekannya.

Ketika dalam audensi itu, banyak dibahas Bupati yang minta agar Fikri dan kawan-kawan jangan hanya mengkritisi masalah jalan dan pengaspalan.

"Pada intinya Pemkab Langkat sudah berusaha memperbaiki dan membangun jalan. Begitu juga jalan provinsi, kalau itu gawean provinsi. Kita hanya terbentur masalah anggaran," ujar Bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Langkat, Syah Afandin, mengatakan bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan Asosiasi Pemuda Langkat (Aspal) yang selama ini telah menjuluki Kabupaten Langkat Sejuta Lubang.

"Saat ini kalian memakai baju kaus untuk menjumpai Bupati yang hari ini menggunakan baju batik berkepala Macan. Jadi kalian sekarang sudah masuk ke sarang macan," ujar Wabup.

Dalam pertemuan itu, baik Bupati Langkat, Wakil Bupati dan Zainudin Purba, bergantian menyampaikan tanggapannya terkait permasalahan jalan yang selama ini menjadi tranding tofik di berbagai media massa online yang disebarkan melalui media sosial.

Sayangnya, usai pertemuan di Kantor Bupati Langkat tersebut, di saat Fikri dan teman-temannya kembali ke kantornya, tiba-tiba beberapa oknum preman yang tidak dikenal langsung melakukan penganiayaan teehadap Fikri.

"Jangan ikut campur kau sama urusan Bupati" ujar preman tersebut sembari memberikan pukulan dan tendangan ke arah wajah dan tubuh Fikri.

Sayangnya, preman yang diduga merupakan peliharaan penguasa Langkat tersebut, langsung meninggalkan lokasi penganiayaan dengan menggunakan sepeda motor.

"Saya gak tau kenapa preman itu marah dan memukuli saya. Tapi ini sudah jadi acuan kita sebagai tokoh pemuda Langkat. Saya kecewa divasilitasi untuk pertemuan terkait permasalahan Langkat oleh Zainudin Purba selaku anggota DPRD Provinsi, tapi ternyata sudah merencanakan dan menyiapkan sejumlah preman," ujarnya.

Saat ditanyakan apa langkah-langkah yang akan ditempuh, Fikri mengatakan akan melaporkan penganiayaan ini ke Poldasu.

"Kami gak akan pernah takut untuk mengungkap kebenaran, dan kami akan terus mengkritisi semua permasalahan yang ada di Langkat yang saat ini seperti daerah sejuta preman,"Paparnya kepada wartawan.(WD012)
Komentar Anda

Berita Terkini