Warga Pangkalan Brandan Korban Penipuan Adukan Nasib ke DPRD Langkat

HARIAN9 author photo


 LANGKAT| H9

Puluhan warga Pangkalan Brandan yang menjadi korban penipuan oknum pegawai Samsat Pangkalan Brandan mengadukan nasib ke DPRD Kabupaten Langkat, Kamis (25/02/2021).

Salah seorang korban, Abdul Manaf, menuturkan, ada sekitar 320 orang warga yang tertipu oleh oknum Mujianto alias Anto (38) salah satu karyawan Pegawai outsourcing yang bertugas di kantor Sistim Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) UPT Pkl.Brandan.

Abdul Manaf mengatakan, modus oknum Anto dengan menampung pembayaran pajak kenderaan bermotor roda empat dan roda dua.

Namun, kata Manaf, setelah ditunggu-tunggu warga, Surat Tanda Nomor Kenderaan (STNK) yang diurus tidak kunjung selesai. Warga yang mengurus hanya diberikan surat jalan sembari menunggu STNK.

Akibat ulah oknum tersebut, diperkirakan mencapai Rp 1,3 Milyar uang warga raib.Seorang korban lainnya menunjukkan kwitansi senilai 9 juta rupiah untuk mengurus pembayaran pajak dan mutasi mobilnya.

Di hadapan Pimpinan DPRD Langkat, Abdul Manaf mengucapkan terima kasihnya sudah bisa bertatap muka dengan Pimpinan DPRD dan berharap dapat membantu warga.

“Kami datang ke sini mohon kepada DPRD Langkat dapat membantu memfasilitasi permasalahan ini, sebab kami sudah banyak melakukan mediasi-mediasi,” harap Abdul Manaf.

Pimpinan DPRD Langkat, Surialam dan Antoni turut berempati terhadap permasalahan yang menimpa warga dan berjanji akan menyikapi permasalahan warga dengan mengundang pihak-pihak terkait dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP).

“Kami akan tindak lanjuti dalam RDP dengan mengundang Komisi A dan Komisi C DPRD Langkat, Polres Langkat, Samsat Pangkalan Brandan dan Dinas Pendapatan Provsu,” ujar Antoni.(WD012)
Komentar Anda

Berita Terkini