-->

Anggota DPR-RI Gus Irawan Pasaribu Reses Ke Tapsel

HARIAN9 author photo

 

TAPSEL| H9
Anggota Komisi XI DPR RI, Gus Irawan Pasaribu, melaksanakan reses ke Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang dirangkai dengan pembagian sembako secara simbolis kepada masyarakat Kelurahan Arse Nauli, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapsel, Minggu (7/3/2021) sore. 

Dalam reses tersebut dihadiri anggota DPRD Provinsi Sumut, Syamsul Qamar, Bupati Tapsel H. Dolly Putra Parlindungan Pasaribu, Kadis PMPTSP Sofyan Adil Siregar, Camat Arse Sarifuddin Perwira, Ketua MUI Kecamatan Arse, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Gus Irawan Pasaribu menyebutkan, kunjungan kali ini bukan hanya sekedar reses, melainkan melepas rindu yang kian mendalam terhadap masyarakat Tapsel, apalagi di masa pandemi Covid-19 kondisi keuangan kita saat ini sangat sulit. Begitu juga dengan ekonomi dunia saat ini sedang resesi. Makanya, saat penyusunan APBD, sudah berkurang anggaran yang dikucurkan. 

" Di Kabupaten Tapsel APBD juga dikurangi padahal sudah diketok palu oleh Ketua DPRD. Setelah disyahkan, datang lagi surat dari Menteri Keuangan RI, refocusing anggaran (untuk penanganan Covid-19), dipotong lagi, sehingga sangat berdampak terhadap pembangunan Tapsel, " ujar Gus Irawan.

Gus Irawan menambahkan, kondisi keuangan dimasa kepemimpinan Bupati Tapsel hari ini, tentu berbeda dengan sebelumnya. Pasti sangat berkurang alokasi anggaran baik di bidang infrastruktur dan kesejahteraan pegawai Pemkab Tapsel. Maka dari itu, pemimpin di Tapsel saat ini butuh terobosan-terobosan dan komunikasi ke pemerintah Provinsi maupun pusat.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sumut ini, jika dilihat dari sisi pendapatan anggaran negara, saat ini berkurang. Tapi, jika dilihat dari pengeluaran saat ini, sangat banyak dan melampaui target untuk Covid-19 maupun penanggulangan dampaknya di masyarakat. Maka dari itu, tahun lalu lebih dari seribu triliun rupiah bertambah hutang negara. 

Untuk itu katanya, ditengah situasi sulit seperti ini, Kepala Daerah harus membentuk program yang langsung menyentuh terhadap kebutuhan masyarakat dan diharapkan masyarakat bisa tingkatkan kemampuan dan berujung pada bertambahnya kesejahteraan. Saat ini HKTI di sejumlah daerah telah keluarkan pilot project yang meraih kesuksesan luar biasa.

" Maka kami (HKTI) semakin getol dimasa pandemi ini, sektor pangan jadi prioritas dan kami membuat suatu program 'Petani Mandiri", yang intinya kami membantu petani mulai dari hulu hingga ke hilir, " terang Gus Irawan.

Di hulu, pihaknya membantu masalah permodalan. Sebab sering kali di kala hasil pertanian tidak bagus, maka terjadi kekurangan modal. Program ini, juga telah dimulai di Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel. Sudah mulai menyentuh sektor padi dan kopi. Di Kecamatan Arse, kopinya terkenal sangat bagus dan bisa dicoba program permodalannya.

" Di hilir nanti, pihaknya mencoba lakukan pendampingan agar petani bisa belajar cara bertani dan memupuk yang benar sehingga hasilnya bisa meningkat dan setelah panen, ada Bulog yang akan menampung hasil para petani. Terakhir, para petani akan mendapatkan asuransi yang mana merupakan bidang kami di DPR R, " ucapnya

Sementara Bupati Tapsel, Dolly Putra Parlindungan Pasaribu, mengakui bahwa, di Kecamatan Arse, masih sangat perlu disentuh pembangunannya. Bahkan, dia mengaku, selain 15 kecamatan di Tapsel, Arse masuk dalam skala prioritas dalam program pembangunan dan dengan adanya anggota dewan baik dari Daerah, Provinsi, maupun Pusat yang mewakili masyarakat dapat mempercepat akselerasi pembangunan Tapsel.

Bupati pada kesempatan itu, turut bercerita tentang Yayasan Hasan Pinayungan. Yang mana, (Alm) Hasan Pinayungan adalah orangtua dari Gus Irawan Pasaribu serta mantan Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu. Pesan yang selalu diingat Dolly dari (Alm) Hasan Pinayungan adalah kekompakan dan berlomba dalam kebaikan. Sehingga Yayasan Hasan Pinayungan bergerak di bidang sosial, keagamaan, dan masyarakat.

" Untuk itu, kami sangat berterima kasih dengan Bapak Ibu semua, hari ini kita (Yayasan Hasan Pinayungan) memberikan bantuan (sembako) dalam rangka kebersamaan kami dengan masyarakat saat menghadapi pandemi Covid-19, " ujar Dolly yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Hasan Pinayungan itu.

Sebelumnya, mantan Bupati Tapsel dua periode, Syahrul M Pasaribu, yang turut hadir dalam kesempatan itu, menceritakan bagaimana perjuangannya dalam proses pembangunan daerah. Syahrul yang dinobatkan sebagai Tokoh inspirator masyarakat Tapsel itu juga memberikan saran kepada Bupati Tapsel saat ini, agar tetap konsisten dalam membangun dan menyejahterakan masyarakat, meski dalam situasi sulit.

Sedangkan, Ketua DPRD Tapsel, Husin Sogot Simatupang, memaparkan, jika dibanding dengan Kecamatan lain yang ada di Tapsel, Arse mendapatkan porsi lebih banyak di bidang pembangunan. Sebagai contoh, jika dibanding dengan Kecamatan Saipar Dolok Hole, baik dari segi luas wilayah dan kepadatan penduduk tentu tidak sama dengan Arse. Namun dari segi anggarannya relatif sama.

" Sudah banyak jalan-jalan usaha tani di Arse yang dibuka. Tentu ini menjadi tanggungjawab kita semua, khususnya masyarakat Kecamatan Arse, minimal merawat dan memeliharanya. Tentu, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, Bupati nanti akan memikirkan supaya bagaimana jalan-jalan, irigasi, sekolah, dan puskesmas dapat dilanjutkan pembangunannya di masa-masa yang akan datang, " tandas Sogot. (WD.014)


Komentar Anda

Berita Terkini