-->

Angin Kencang, Dua Rumah Di Padangsidimpuan Roboh Tertimpa Pohon

HARIAN9 author photo


PADANGSIDIMPUAN| H9
Dua rumah yang dihuni orang tua dan abang dari Ikhwan Nasution yang juga Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) di Desa Sigulang Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang, Rabu (10/3/2021), sekitar pukul 18.30 Wib.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun penghuni ke dua rumah masing-masing Tiamsyah Nasution (79) dan Ali Imran Nasution (58) yang merupakan pensiunan Sekretaris Desa Sigulang, terpaksa di evakuasi karena mengalami shok dan tidak sadarkan diri. Sementara kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Keterangan yang dihimpun dilokasi kejadian, Kamis (11/3/2021) menyebutkan, peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 Wib saat itu hujan disertai angin kencang menerpa sebahagian besar Kota Padangsidimpuan yang mengakibatkan pohon tua yang tegak di sekitar ke dua runah warga dengan memiliki diameter 1 meter dan tinggi 15 meter tiba-tiba tumbang dan menimpa kedua rumah.

Kondisi rumah yang mengalami kerusakan paling parah terjadi yakni rumah yang dihuni Tiamsyah Nasution yang rata dengan tanah besarnya pohon yang menimpa. Begitu juga dengan rumah Ali Imran Nanution, yang mengalami kerusakan bangunan kamar dan dapur rumah.

Sementara Tiamsyah Nasution mengisahkan, kejadian tersebut berlangsung sangat cepat. Pada saat itu Tiamsyah baru sekesai mengambil wudhu sambil menunggu azan sholat Maghrib sambil membaringkan diri di tempat tidur. Tiba-tiba serasa bayangan hitam besar menindihnya saat tersentak ternyata kayu besar berada persis di atas tubuhnya. Saat itupun dia tidak sadarkan diri hingga dia dievakuasi warga.

" Kejadian tersebut saat hujan deras dan angin cukup kencang. Alhamdulillah saya masih diberikan keselamatan. Ini diluar dugaan saya. Saya hanya sedikit mengalami luka lecet dan memar di punggung, namun sempat shok, " ujar Tiamsyah sambil meneteskan air mata.

Demikian juga yang di ceritakan Ali Imran Nasution, yang mana pada saat kejadian ia sedang berada di kamar tidur dan tiba-tiba terdengar  dentiman kuat seolah kiamat. Ia kangsung beranjak dari kamar tidur dan melihat sekeliling rumahnya gelap gulita dan di sana-sini batang berserakan dsnbterlihat batang serta ranting kayu menindih rumahnya.

" Saya mendengar teriakan minta tolong   dari anak-anak saya dan ketika saya keluar rumah, pohon besar dekat rumah sudah roboh menimpa dua rumah yang saya tempati dan rumah orang tua saya. Tuhan Maha Melindungi, kami selamat dari musibah. Namun sempat juga jantungan, " katanya.

Terpisah Camat Padangsidimpuan Tenggara, Amri Taufiq Hasibuan, yang turun ke lokasi bencana mengucapkan turut berduka atas musibah yang terjadi dan ia bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

" Saya menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dengan keadaan cuaca saat ini. Masa penghujan akan datang. Untuk itu diharapjan partisipasi warga membersihkan drainase masing-masing di depan rumahnya, agar tidak terjadi penyumbatan air. Cobalah peduli dengan hati demi kenyamanan masyarakat Padangsidimpuan Tenggara, " ucap Taufiq.

Terkait dengan bencana tersebut, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padangsidimpuan bersama personil Polri dari Bhabinkamtibmas dan personil TNI dari Babinsa dibantu warga langsung terjun ke lokasi melakukan pembersihan pohon yang menimpa ke dua rumah yang terkena musibah.

" Tim kita dibantu Bhabinkamtibmas, Babinsa dan masyarakat langsung turun  ke lokasi melakukan pembersihan dengan memotong dan mencincang batang serta ranting pohon yang  menimpa ke dua rumah warga dan evakuasi dapat berjalan dengan baik, dan lancar, " terang Kalak BPBD Kota Padangsidimpuan Arfan Harapan Siregar. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini