-->

Banjir Lumpur Disertai Kayu Terjang Palas, Seperti Ini Keadaan Warga

HARIAN9 author photo


 PALAS| H9
Bencana banjir bandang Lumpur dan Kayu yang melanda daerah Sigiring-giring Desa Pintu Padang, Paringgonan Julu dan daerah lainnya, Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), yang terjadi Jumat (12/03/2021) malam akibat curah hujan yang tinggi dan minimnya resapan air di hulu sungai, sehingga air meluap dan menerjang permukiman penduduk.

“Curah hujan sangat tinggi, terus sedimentasi sungai sudah dangkal, sebab di hulu sudah kurang resapan airnya,

hujan deras yang mengguyur wilayah itu telah menggerus lumpur dari gunung menyebabkan aliran air sungai meluap lalu merendam kawasan perkampungan warga.

Pantauan awak media dilapangan, Banjir lumpur disertai tumpukan kayu itu, merendam rumah warga sedikitnya ada enam (6)rumah yang rusak dan dua (2) mobil yang tetendam oleh lumpur tersebut.

Kronologi kejadian akibat curah hujan di wilayah Kecamatan Ulu Barumun cukup deras sehingga lumpur dan tumpukan kayu dari gunung tergerus dan mengakibatkan meluapnya aliran sungai masuk ke perkampungan.

Sehingga Team Reaksi Cepat dari Polres Palas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Taruna Siaga Bencana Dinas Sosial (Tagana Dinsos) turun kelokasi untuk membantu Warga korban terdampak banjir.

Kapolres Padang Lawas AKBP Jarot Yusviq Andito SIK melalui Kapolsek Barumun AKP Miftahuddin di lokasi kepada wartawan menjelaskan bahwa team dari jajaran Polres Padang Lawas dan Koramil 08/Barumun serta team dari BPBD juga Tagana telah siaga turut serta membantu warga sejak tadi malam hingga siang ini.

"Banjir lumpur yang datang secara tiba tiba sehingga membuat kewalahan warga masyarakat Desa Pintu Padang untuk mengevakuasi barang barang mereka, dan kesiagaan team reaksi cepat dapat membantu mengurangi kerugian warga terdampak, "jelas Kapolsek Barumun AKP Miptahuddin.

Sementara Kepala Desa Pintu Padang Julpan Daulay ketika dikonfirmasi wartawan saat dilokasi jugavmembenarkan terjadinya banjir lumpur di Desanya, ” perkiraan kami hujan lebat paling lama dua jam, tiba tiba Sungai Aek Batang Taris telah meluapkan banjir lumpur, menghanyutkan potong potongan bebatangan pohon sehingga dalam satu jam warga betul betul ketakutan akibat adanya potongan pepohonan yang hanyut, di tambah lagi yang datang bukan sekedar air , namun air lumpur yang cukup pekat.

Kami warga Desa Pintu Padang mengucapkan terima kasih kepada pihak Team Reaksi Cepat dari Polres Palas dan Dinas juga BPBD yang serta Koramil 08/Barumun yang cepat datang memberikan pertolongan.

Dijelaskannya, barang barang milik warga banyak yang hanyut tidak terselamatkan, sementara Satu Unit Rumah permanen hanyut total, dua Rumah Warung Kopi dan ada enam Rumah yang jebol dindingnya serta Jembatan putus, sepeda motor dan mobil, namun untuk korban jiwa tidak ada, dan jumlah kerugian hingga saat ini belum bisa kita perhitungkan, jelas Julpan.

Dikesempatan sama Plt Kadis Sosial Palasl H. Faujan Nasution dalam keterangannya dilokasi menjelaskan bahwa team kita Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah memberikan bantuan, menyiapkan Dapur Umum dan mempersiapkan sarana Air Bersih sehingga bagi Warga yang korban terdampak banjir dapat tertolong dan kita akan stanbay hingga keadaan sudah aman dan tenang. Jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palas. Nojul Hasibuan juga memberikan keterangan dimana team dari BPBD bekerja sama dengan team lainnya trus berupaya membantu warga terdampak banjir ini, kita telah mengkerahkan anggota, mempersiapkan bantuan bantuan seperti Sembako, juga turut serta membantu warga untuk membersihkan rumah dari lumpur, juga potongan potongan kayu kayuan. Pungkasnya.

Sebelumnya Wakil Bupati Palas drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, CHt, MM, M.Si didampingi Kapolsek Barumun AKP Miftahuddin. Jumat (12/03/2021) malam menyampaikan, sampai sejauh ini banjir yang menyebabkan wilayah desa paringgonan julu dan didesa pintu padang belum ada memakan korban jiwa.

Sebahagian warga yang terdampak banjir ada yang mengungsi kedaerah dataran yang lebih tinggi, mesjid, kantor desa atau aula desa, untuk menghindari adanya korban jiwa. Kata wabup, dan menambahkan bencana banjir bandang itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun hanya kerusakan bangunan seperti badan jalan desa, tujuh rumah yang rusak berat, dan menyisakan lumpur di lingkungan pemukiman warga. 

"akses jalan dibeberapa desa banyak yand dipenuhi sampah, lumpur dan potongan  kayu besar dan kecil yang memadati badan jalan, sehingga kondisi jalan tidak dapat dilalui oleh kenderaan roda empat dan roda dua, akibat air yang terus mengalir, dan merendam rumah warga, sebut Wabup.

Selain itu ditambahkan Wabup, pwmkab palas sudah dioetintahkan untuk memasang tenda untuk tempat masyarakat yang pengungsi didesa pintu padang.

"Banjir paling parah menerjang desa pintu padang dan desa paringgonan julu, kecamatan Ulu Barumun" terang Wabup.

Hingga siang ini, hasil pantauan dilokasi yang terdampak banjir, Air sudah surut, Team yang sudah berada dilokasi, personil Polres Palas, kodim 0212/TS Koramil 08/Barumun, BPBD, Tagana, Satpol PP dan Damkar, Tagana Dinsos Palas, Masyarakat di sekitar lokasi banjir, Bekerja sama dan bahu membahu dalam membersihkan sisa banjir, dirumah warga yang terdampak banjir. (WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini