-->

Buron Hampir 4 Tahun, Pelaku Pembunuhan Berhasil Diamankan Polisi

HARIAN9 author photo


PANCUR BATU| H9
Setelah hampir 4 tahun, misteri kasus pembunuhan yang terjadi di Jl. Karya Gg. Muslimin, Desa Baru, Kec. Pancur Batu, Kab. Deli Serdang, tahun 2017 silam berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Pancur Batu dibawah komando Kapolsek Kompol Dedy Dharma.

Petugas Unit Reskrim Polsek Pancurbatu menangkap pelaku MNST alias Batu alias Dias Tarigan (33) warga Jalan Karya Desa Baru, Kecamatan Pancur Batu, Kab. Deli Serdang, diringkus petugas di Jalan Jamin Ginting depan Pajak Pancur Batu yang sudah buron selama hampir 4 tahun, Minggu (7/3/2021) sekira pukul 21.00 WIB.

Saat dikonfirmasi, Jumat (19/3/21), Kapolsek Pancur Batu, Kompol Dedy Dharma didampingi Kanit Reskrim AKP Syahril Siregar membenarkan penangkapan. 

"Benar, Pelaku kita tangkap karena telah membunuh korban Rasmi Rasmita Br Ginting (35) di rumah korban Desa Baru, Kecamatan Pancur Batu, pada Kamis 29 Juni 2017 lalu,”katanya.

Dedy menjelaskan, terbunuhnya korban berawal saat korban sedang tidur di rumahnya bersama dengan 2 orang anaknya. Selanjutnya, sekira pukul 23.00 WIB, tersangka mendatangi rumah korban dengan membawa 7 butir telor ayam dengan maksud mau menumpang makan di rumah korban itu. Korban yang mendengar adanya orang yang menggedor pintu rumahnya kemudian menyuruh anaknya bernama Emia Br Gurusinga untuk membuka pintu.

Setelah itu, anak korban menggoreng telor ayam tersebut untuk dimakan tersangka. Selesai makan, tersangka duduk di lantai rumah korban dan pada saat itulah ada permen karet menempel di celana tersangka. Melihat itu, tersangka bermaksud membersihkan permen karet dengan menggunakan minyak tanah dari dalam lampu teplok. Kemudian, tersangka mengambil sebilah pisau dapur berukuran 30 cm yang ada di dinding tepas rumah korban dan tersangka duduk didekat korban dengan maksud membersihkan bekas permen karet.

“Namun, pada saat tersangka duduk di dekat korban itulah korban menjadi terbangun dan tiba-tiba berteriak mengatakan ‘oi … oi …’ sembari memanggil nama anaknya. Seketika tersangka emosi dan menikamkam pisau tepat di dada korban. Saat itu juga lampu teplok yang berada di dekat korban itu jatuh, sehingga suasana menjadi gelap,” kata Dedy.

Karena suasana panik, sambung Dedy, korban dan anaknya berteriak-teriak minta tolong. Disitulah kemudian tersangka secara membabi buta menghujamkan pisau tubuh korban dan anaknya hingga korban tewas tergeletak bersimbah darah. Sementara anak korban masih bisa menyelamatkan diri walau terkena sabetan pisau pelaku.

Anak korban, Emia sambil berdarah-darah berlari keluar rumah meminta pertolongan. Selanjutnya, tetangga korban yang juga saksi mata bernama Irfansyah yang mendengar teriakan korban lalu terbangun dan berlari mendekati rumah korban. Sesampainya di rumah korban, saksi melihat korban sudah tergeletak. Sementara tersangka sudah melarikan diri dan membuang pisau yang digunakan untuk membunuh korban di sebuah kolam ikan sekitar lokasi kejadian.

Setelah mendapat laporan adanya pembunuhan, petugas Polsek Pancur Batu melakukan penyelidikan di sekitar terminal angkot Pajak Pancur Batu dan melihat seorang laki-laki yang mirip dengan pelaku yang membunuh korban Rasmita.

“Saat petugas mendekati dan menginterogasinya, pelaku pun mengakui bahwa benar pelaku yang membunuh korban Rasmi Rasmita Br Ginting,” katanya.

“Kemudian untuk motifnya, pelaku mengaku bahwa korban takut diperkosa oleh pelaku hingga pelaku pun emosi dengan menikam korban berkali-kali,” pungkasnya.(WM021)


Komentar Anda

Berita Terkini