-->

Empat Pria Pengangguran Terekam CCTV Masuk Rumah Warga Mencuri Sepeda Motor

HARIAN9 author photo


DELI SERDANG| H9

Empat pria pengangguran diringkus personel Reskrim Polsek Tanjung Morawa setelah aksinya membongkar rumah warga lalu menggondol sepeda motor pemilik rumah di Jalan Nusa Indah, Dusun VI, Desa Limau Manis, Kecamatan Tamora, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (20/3/2021).

Keempat pria tak bekerja dengan halal itu adalah, Gali Rakasiwi (21) warga Pondok Bambu, Dusun VI. Desa Limau Manis, Diki Prananta (21) warga Gang Sedulur, Dusun V, Desa Limau Manis, dan Nanda alias Gundul (25) warga Gang Sempurna, Dusun V, Desa Limau Manis, serta FK (17) warga Jalan Nusa Indah, Dusun VI, Desa Limau Manis.

Keempatnya ditangkap terkait laporan pemilik rumah yang kecurian, Sri Wulandari (30) dengan bukti lapor: LP/26/III/2021/SU/RES DS/SEK TAMORA. Korban kehilangan sepeda motor Yamaha Scorpio warna hitam BK 4221 JK dari dalam rumahnya pada Jum’at (19/3/2021) sekira pukul 05.00 WIB.

“Pada saat itu, korban bangun tidur melihat sepeda motornya sudah tidak ada dan melihat pintu samping rumah dan jendela dalam keadaan terbuka,” terang Kanit Reskrim Polsek Tanjung Morawa, Ipda Dimas Adit Sutono STrk, Sabtu (20/3/2021) siang.

Beberapa jam dari laporan itu, polisi yang langsung melakukan penyelidikan serta pemeriksaan saksi-saksi mendapatkan titik terang dengan memperoleh rekaman CCTV disekitar TKP. Dari situlah diketahui bahwa ada 5 orang pelakunya dan mendapatkan jelas ciri-ciri pelakunya.

“Di hari itu juga sekira pukul 12.00 WIB, Tim berhasil mengamankan 2 orang pelaku yakni, Diki Pranata Dan Gali Rakasiwi,” kata Ipda Dimas.

Dari dua pelaku yang tertangkap itu, polisi kembali melakukan pengembangan dan beberapa jam dari situ berhasil meringkus 2 orang lagi pelakunya yaitu, Nanda dan FK.

Saat ini ke empat pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polsek Tanjung Morawa guna proses penyidikan dan mencari salah seorang temannya yang belum tertangkap bernama, Tio (DPO), serta mengembangkan lagi mengarah kepada penadah barang curian yang sudah dijual para pelaku.

“Mereka mengakui pencurian itu dengan cara masuk melalui jendela rumah korban, lalu mengambil sepeda motor dan mendorongnya keluar rumah. Sepeda motor tersebut sudah dijual kepada seseorang di daerah Tembung dengan harga Rp.3 juta. Uangnya mereka bagi rata. Untuk sementara bukti yang ada berupa Rekaman CCTV, dan Uang Rp. 522.000, sisa hasil penjualan sepeda motor korban,” jelas Ungkap Dimas. WD-40
Komentar Anda

Berita Terkini