-->

Isu Fitnah Nissa Sabyan, Wartawan Medan Gigit Jari

HARIAN9 author photo


MEDAN| H9
Media dan wartawan tertipu lantaran memberitakan dan membesar-besarkan isu fitnah Nissa Sabyan yang disebut hamil. Padahal kenyataannya Nisa tidak hamil.

Dan yang lebih parahnya, banyak media dan wartawan mengutip informasi dan dokumentasi dari narasumber yang tidak kredibel. Pantas saja berita yang dibuat dan disebarkan jadi sesat.

Hal ini terjadi pasca paranormal Mbah Mijan menuliskan cuitannya di Twitter tentang Nissa Sabyan yang diduga tengah berbadan dua.

“Alhamdulillah, Mbah bentar lagi bakal punya cucu baru dari Nissa Sabyan, tetap semangaaaat sayangku,” cuit Mbah Mijan, Senin (29/3/2021).

Dalam cuitan itu disertai video Nissa Sabyan sedang mengelus-elus perutnya, yang membuat netizen semakin yakin bahwa Nissa Sabyan hamil, karena menduga perut Nissa semakin membuncit.

 Cuitan dan video tersebut kemudian menjadi viral di kalangan netizen dan terjadi perdebatan di jagat media sosial. Para netizen semakin terprovokasi karena media turut membuat berita sesat.

Alih-alih mencari informasi sembari membuat berita Nissa yang disebut hamil. Media berlindung di kata “diduga atau disebut” untuk menghindari delik hukum atau hanya sekedar memenuhi etika jurnalistik.

Padahal esensi dari penggunaan kata “diduga” harus memiliki data dan fakta yang kuat. Sedangkan dalam kasus ini, media dan wartawan tidak memiliki data terkait kehamilan Nissa. Lebih parahnya mengutip dari narasumber yang tidak kredibel.

Untuk para netizen yang cerdas, mari kita analisis kasus ini. Pertama, terkait informasi bahwa Nissa hamil. Dalam berita ataupun cuitan, tidak ditemukan satu informasi atau data yang kuat terkait isu kehamilan itu. Semua hanya berdasarkan isu dan gosip saja.

Kedua terkait video yang tersebar, ini yang menarik. Video tersebut dikaitkan dengan isu terkait Nissa yang hamil. Mari kita cek faktanya, ternyata video tersebut dibuat atau terjadi pada tahun 2019 silam.

Video tersebut dibuat jauh hari sebelum isu kedekatan Nissa dan Ayus pada tahun 2021. Lantas relevan kah jika para media dan netizen mengaitkan video dan isu hamil itu terhadap kedekatan Nissa dengan Ayus ?

Hal ini sangat miris, di tengah media dan wartawan yang sedangan mengaungkan program “cek fakta”. Namun kenyataannya, mereka ada yang turut membuat dan menyebarkan isu tersebut.

Untuk diketahui, saat ini telah banyak aplikasi dan tools yang bisa melacak serta mencari informasi terkait video yang tersebar di media sosial/dunia maya. Media dan wartawan juga tahu dan sudah biasa dalam menggunakan tools untuk mencari fakta suatu unggahan di media sosial.

Walau pun tidak memiliki aplikasi dan tools, wartawan dan media bisa menggunakan pedoman dasar jurnalistik sebelum membuat berita tersebut. Namun entah mengapa mereka sangat sembrono dalam bertugas menyiarkan informasi.

Ada beberapa kesimpulan yang bisa kita ambil dalam kasus ini, pertama media dan wartawan sengaja turut memberitakan isu tersebut. Kedua, media membuat berita tersebut demi mengejar pembaca dengan menyampingkan proses check and recheck. Ketiga, media dan wartawan tidak mengetahui fakta dan hanya ikut-ikutan netizen dalam menyiarkan isu alias SDM-nya lemah.

Sekali lagi, media bisa jadi tertipu dan wartawan gigit jari padahal sudah berburu berita sampai 24 jam dalam sehari di depan rumah Nissa.

Sedangkan Nissa dan keluarga yang dirundung fitnah tersebut masih bungkam. Sesekali coba posisikan diri kalian dengan posisi Nissa saat ini.

CEK FAKTA:

Ini dibuktikan dari unggahan Channel Youtube Maher Ghaisan pada tanggal 16 Maret 2021 (Tapi video itu direkam pada tahun 2019). pada video yang berdurasi 11 menit di channel tersebut, Nissa dan para personil band yang lain baru saja tiba di salah satu hotel di Kota Medan, sebelum melaksanakan konser tersebut.

Dalam video tersebut, Sabyan Gambus juga terlihat bermain untuk menghibur penonton yang datang.

Infonesia menghubungi sang pemilik Channel Youtube bernama Kurnia yang menjelaskan, jika benar dirinya yang mengambil video tersebut.

“Ya saya yang mengambil (rekam) video tersebut, saat itu kita baru saja menjemput personil Sabyan Gambus di Bandara Kualanamu, Jumat 19 April 2019, dan langsung membawa para personil menuju Raz hotel untuk beristirahat, kerena besoknya mereka manggung di gedung MICC Medan,” ungkapnya.

Kurnia menjelaskan, bahwa video tersebut terjadi saat tahun 2019, dan jauh sebelum isu perselingkuhan Nissa Sabyan dan Ayus merebak.

“Ini video tahun 2019, jauh sebelum isu perselingkuhan itu ada, dan video yang beredar viral itu adalah potongan saja tidak penuh,” tegasnya.

Dirinya berharap, kepada pihak-pihak yang telah memotong video saya agar tidak menambah keruh suasana.

“Jangan menambah keruh suasana, apalagi yang telah memotong video saya, dan membuat publik berpikir dengan narasi-narasi jika Nissa Sabyan hamil. Hal ini sangat saya sesalkan,” tutupnya.(PR01)

Komentar Anda

Berita Terkini