-->

Kapolres Labuhanbatu Gelar Konferensi Press Terkait Ops Sikat Toba 2021

HARIAN9 author photo


 LABUHANBATU | H9

Kapolres Labuhanbatu AKBP. Deni Kurniawan SIK.MH  didampingi oleh Waka Polres, Kabag Ops, dan Kasat Reskrim melaksanakan Konferensi Peras di Mapolres Labuhanbatu, Selasa (30/03/2021).

Kapolres Labuhanbatu Memaparkan dalam Operasi Sikat Toba 2021 Sat Reskrim mengungkap 140 kasus dengan tersangka 130 orang dengan rincian Kasus Curas 3 kasus dengan tersangka 4 orang Kasus Curat 81 kasus dengan tersangka  103 orang, dan Kasus Curanmor 20 kasus dengan tersangka 23 orang.

Dari 104 kasus yang berhasil diungkap merupakan kasus yang terjadi pada Tahun 2016.2019, 2020 dan 2021 satu kasus yang berhasil diungkap merupakan kasus curanmor yang terjadi pada tanggal 20 Juni 2016 di Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara ( Labura) Dengan ditangkapnya 130 tersangka selama 21 hari pelaksanaan Operasi Sikat Toba 2021 berarti rata-rata setiap empat jam sekali dapat menangkap satu orang tersangka.

Berdasarkan yang berhasil diungkap 104 kasus total kerugian Rp.604.784.250.( enamratusempatribu  tujuhratusdelapanpuluhempat duaratuslimapuluh) dengan barang bukti yang disita.uang tunai sejumlah Rp.4.095.000 (empatjuta sembilanpuluhlimaribu ) 25 unit sepeda motor berbagai merk, 1 unit mobil Xenia, 2 ekor lembu/ sapi, 4 buah Battery Tower 14 unit Electric, 46 buah Handphone, 6 unit Lap Top, 1 unit mesin genset,3 untai perhiasan emas, 117 batangan rel, 31.potong besi Rail 1 unit sepeda 1 lembar surat tanah , 316 janjang sawit, BPKB dan  2 STNK

Yang terkena tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka 6 orang karena.melakukan perlawanan terhadap petugas saat ditangkap,yang mendapat tindakan tegas dan terukur adalah tersangka YJS alias Gopas, RM, SM, RN alias Kumin dan FP alias Paimin serta BSR alias  Budi Bacok ke enam tersangka kasus 363 curanmor.

Kata Kapolres Labuhanbatu, Pada Operasi Sikat Toba 2021 ini bila dibandingkan dengan tiga tahun terakhir ini.dengan hasil.meningkat empat kali lipat, peningkatan ini merupakan wujud implementasi Program Prioritas KAPOLRI yang ke enam yaitu peningkatan kinerja penegakan hukum dalam rangka tranformasi khususnya bidang Operasional menuju POLRI YANG PRESISI.

Operasi Sikat Toba 2021 tercatat dalam tiga tahun terakhir cukup menunjukkan peningkatan, pada Tahun 2019 jumlah kasus 20 dengan tersangka 29 orang,dengan jumlah kerugian Rp. 243.173.000 pada Tahun 2020 kasus yang diungkap 25 kasus dengan jumlah tersangka 42 orang total kerugian Rp. 193.643.000.sedangkan untuk Tahun 2021 jumlah kasus yang diungkap 104 kasus dengan tersangka 130 orang dan total kerugian Rp.604.784.250.

Dengan keberhasilan ini Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan SIK.MH pada hari Senin (29/03/2021) memberikan Penghargaan Riward kepada 37 Personel Sat Reskrim yang melampaui target  ungkap kasus sebagai wujud pemberian motivasi dan perhatian Pimpinan kepada pelaksanaan tugas Anggota untuk bekerja lebih baik lagi,
ujar Kapolres.

Kepada para tersangka sesuai dengan pasal 365 KUHP (1) diancam dengan pidana penjara paling lama 9 tahun yang didahului serta atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan pasal 364 KUHP diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun atau pidana denda sebanyak Rp.900.000.(sembilan ratus ribu rupiah ).
Komentar Anda

Berita Terkini