-->

Keberadaan Oknum Wargad Di Langkat Sangat Meresahkan

HARIAN9 author photo


LANGKAT| H9
Keberadaan oknum wartawan Gadungan ( wargad) di Kabupaten Langkat sangat neresahkan bagi jajaran Pemerintahan Kabupaten Langkat sampai jajarannya terendah seperti Pemerintahan Kelurahan dan Desa.  Hal yang juga dirasakan Kepala sekolah Negeri maupun sekolah swasta masyarakat di semua tingkatan( SD/ MIN,SMP/ MTSN,SMA, SMK/ MAN).

Hal ini di sampaikan Anggota PWI Langkat, Rudi Dhalimunthe kepada harian9.com, Minggu (7/3/21) sekira pukul 15.30 WIB bahwa diduga Wartawan Gadungan Menjamur di Kabupaten Langkat bisa menimbulkan keresahan di masyarakat karena sudah mengganggu privasi orang lain termasuk kalangan instansi Pemerintah Daerah sampai level Pemerintahan di level bawah.Keresahan juga  di rasakan awak jurnalist sendiri,dengan modus menakut nakuti,kini menjadi perhatian wartawan di Kabupaten Langkat.

"Akibat aktivitas   oknum wartawan gadungan ini banyak yang resah karena oknum Wargad tidak segan - segan melakukan pengancaman terhadap masyarakat dan kalangan Mitra kerja wartawan seperti Organisasi Ppemerintahan Daerah( OPD)Kepala Desa  Kepala sekolah  termasuk perusahaan BUMM dan swasta," katanya.

Rudi sangat Prihatin karena akibat ulah oknum "  Wargad " nama baik wartawan lain yang bekerja dengan sungguh-sungguh akan ikut tercoreng,akibat ulah mereka.

Dan bagi pihak Instansi baik dari Pemkab Langkat, Pemerintahan Kecamatan, Pemerintahan Kelurahan / Desa serta masyarakat, kalau ada yang di duga oknum wartawan gadungan meresahkan segera laporkan ke penegak hukum yang terdekat Polsek Setempat ataupun ke Polres Langkat, beber Rudi Dalimunthe.

Rudi Dalimunthe menambahkan, Dengan ada nya keresahan pihak Instansi , masyarakat dan wartawan saling bekerjasama untuk menertibkan oknum di duga wartawan gadungan ini, selama ini di sebabkan karena adanya pembiaran sehingga mereka leluasa melakukan aksi nya,kata Rudi Dalimunthe.

" Justru adanya wartawan gadungan ini Instansi,masyarakat dan wartawan saling mengingatkan untuk mengawasi nya, dan bila perlu lakukan tindakan hukum .supaya ada efek jera bagi mereka ", Tandas Rudi  

Di tempat terpisah  Reni Triana Ritonga selaku Ketua KWRI Kabupaten Langkat  mengatakan sudah banyak didengar di lapangan hanya bawa koran satu sama indentitas KTA yang sudah Expayer alias mati.

"Saya sangat mendukung sekali untuk adanya penertipan. Supaya tidak tercemar nama baik wartawan di kabupaten Langkat" ujarnya.

Selama ini kepala sekolah, kepala Desa banyak yang alergi jumpa sama wartawan itu gegara wartawan yang suka ngemop belum tentu kalau di periksa identitas nya benar dia terdaptar di pimpinan Redaksi nya.

"Saya juga sangat mengharapkan adanya saling kerja sama dengan pihak instansi Desa .Kelurahan .Kecamatan dan pemerintah setempat agar saling berkerja sama untuk menindak di duga oknum-oknum yang mengaku gaku wartawan yang ternyata dia itu wartawan gadungan." Cetus "Terang Reni Triana Ritonga.

Hal keberadaan Wartawan gadungan yang terjadi semangkin menjamur di Kabupaten Langkat Adi sebagai warga langkat juga merasa terganggu privasinya dengan adanya wartawan gadungan tersebut 

" Saya engak tahu bang.yang mana wartawan asli maupun wartawan gadungan .karena dalam hal ini saya sebagai warga langkat pun sudah resah dengan keberadaan Wargad.mereka berani kali terkadang mengancam ancam seolah olah dia itu sudah merasa hebat dan yang seolah olah dia itu tidak akan terjerat dari hukum..

Dan saya sebagai masyarakat mengharapkan juga agar bagi wartawan yang ada di Kab langkat ini untuk melakukan penertipan dan kami pun sebagai masyarakat siap untuk membantu dalam hal ini " Pungkasnya (WD.042 )

Komentar Anda

Berita Terkini