-->

Maling Septor Babak Belur Dihajar Massa

HARIAN9 author photo

PADANGSIDIMPUAN| H9

Maling sepeda motor (septor) EAN (44) warga Jalan BM. Muda Kelurahan Padangmatinggi Lestari Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan diamankan personil Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan dalam kondisi babak belur setelah diamuk massa, Kamis (4/3/2121), sekira pukul 20.00 Wib.

 
Informasi yang dihimpun di Mapolres Padangsidimpuan, Sabtu (6/3/2121) menyebutkan, peristiwa pencurian sepeda motor terjadi pada Kamis 4 Maret 2021, sekira pukul 20.00 Wib, saat korban Musmuliadi Siregar (41) warga Desa Aek Bayur Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan hendak ke mesjid dengan mengenderai septor Jenis Honda Vario Nopol BB.4053 FH untuk melaksanakan sholat Isya berjamaah.
 
Setelah tiba di halaman mesjid, koban memarkirkan kenderaannya dan masuk ke dalam mesjid untuk melaksanakan sholat Isya. Pada saat itulah pelaku melakukan aksinya dengan memasukkan kunci T ke lobang kunci septor korban yang diparkirkan dihalaman mesjid.
 
Ketika pelaku sedang memutar untuk melarikan septo milik korban, salah seorang warga (saksi) Abdul Manaf Siregar memergoki gelagat pelaku dan warga tersebut langsung meneriaki maling. Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut langsung menangkap pelaku dan menghujami pelaku dengan oukulan.
 
Seketika itu juga tim Sat Reskrim Poles Padangsidimpuan yang dang melaksanakan patroli Operasi Sikat Toba 2021 langsung mengamankan pelaku berikut barang bukti satu buah kunci T dan satu unit sepeda motor merk Honda Vario Nopol. BB 4053 FH dan Nomor. Mesin JF91E1144249 dan membawa pelaku ke Mapolres Padangsidimpuan untuk dilakukan pemeriksaan.
 
Sementara atas kejadian tersebut korban juga merasa keberatan dan melaporkan ke Polres Padangsidimpuan melalui Laporan Polisi Nomor LP/66/III/2021/SU/PSP tanggal 4 Maret 2021, guna di proses hukum lebih lanjut.
 
Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Juliani Prihartini, SIK, MH yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP. Bambang Prayitno, SH didampingi Kasubbag Humas polres Padangsidimpuan AKP Maria Marpaung SE.MM membenarkan kasus Curanmor sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHPidana.
 
“ Sesuai dengan identitas pelaku yang tertera dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP), pelaku ternyata berprofesi sebagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu wilayah di Tabagsel. Untuk proses lebih lanjut, pelaku masih menjalani peneriksaan secara intensif, “ uja Kasat. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini