-->

NIK Sebagai Data Kepesertaan Tunggal dalam Pengurusan BPJS Kesehatan

HARIAN9 author photo
Ilustrasi

LANGKAT| H9
Menanggapi pemberitaan mengenai adanya masyarakat Langkat yang merasa kecewa saat pengurusan pendaftaran di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Langkat. Kepala Kabupaten Langkat, Rosmayanti Nasution angkat bicara.


"Adapun kekecewaan masyarakat tersebut karena adanya kewajiban agar Nomor Induk Kependudukan (NIK) miliknya sudah online di sistem milik Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) sebelum melakukan pendaftaran kepesertaan JKN-KIS di BPJS Kesehatan," katanya, Selasa (30/3/2021).

Dikatakannya, kewajiban NIK untuk online terlebih dahulu sebelum pendaftaran kepesertaan JKN-KIS bertujuan untuk penyelarasan secara sistem antara Disdukcapil dan BPJS Kesehatan.

“Pemanfaatan data kependudukan sangat penting dalam mempercepat proses registrasi peserta. NIK juga dijadikan sebagai keyword data kepesertaan tunggal untuk mencegah terjadinya duplikasi data dalam proses pendaftaran Peserta JKN-KIS,” tuturnya.

Ditambahkan Rosmayanti penggunaan NIK sebagai data tunggal dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan akurasi data peserta JKN-KIS dan data kependudukan secara umum.

Sebagai tambahan untuk masyarakat yang mengalami kendala atau pertanyaan perihal NIK dan Kartu Keluarga dapat menghubungi call canter Dukcapil melalui hotline 1500537, WhatsApp dengan nomor 08118005373, SMS di 08118005371, atau email callcenter@dukcapil.kemendagri.go.id. (REL/PP04)
Komentar Anda

Berita Terkini