-->

Operasi Yustisi Polres Tapanuli Selatan Tidak Berhenti

HARIAN9 author photo


TAPSEL | H9
Sebelum masyarakat sadar akan pentingnya Protokol Kesehatsn (Prokes) pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten dan Polres Tapanuli Selatan tidak akan berhenti melakukan Operasi Yustisi dalam rangka penerapan disiplin dan penegakan hukum Prokes sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Tapanuli Selatan No.49 tahun 2020.

Hal itu disampaikan Kapolres Tapanuli Selatan AKBP. Roman Smaradhana Elhaj, SH.SIK,MH melalui Perwira Pengawas (Pawas) Operasi Yustisi Polres Tapanuli Selatan  AKP. Paulus Robert Gorby Pembina, SIK, saat memimpin apel keberangkatan personil yang akan melaksanakan Operasi Yustisi dalam di Halaman apel Mapolres Tapanuli Selatan, Sabtu (20/3/2021).

Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan ini menekankan, kepada seluruh personil, dalam pelaksanaan Operasi Yustisi agar tetap menampilkan sikap yang humanis dan mematuhi Prokes pemerintah seperti, cuci tangan, pakai masker, jaga jarak dan hindari kerumunan.

" Rekan-rekan agar bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Untuk itu laksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku dan tetap jaga kesehatan anggota masing-masing dan mematuhi 5 M yakni rajin mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak,  menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas guna mencegah penyebaran Virus Corona (Covid 19)._
" ujar Kasat.

Pantauan, Operasi Yustisi sekaligus pembagian masker gratis sebanyak 40 buah, dilaksanakan di Pasar Huta Tonga Kecamatan Angkola Muara Tais Kabupaten Tapanuli Selatan, dengan Perwira Pengendali (Padal) Kanit I Sat Intelkam Polres Tapanuli Selatan Iptu. Titus Dwioko, SH dan melibatkan 24 personil, terdiri dari 10 personil Polres Tapanuli Selatan, 6 personil Sat Pol PP Tapanuli Selatan, 4 personil Dishub Kab. Tapanuli Selatan dan 4 personil BPBD Tapanuli Selatan.

Dalam operasi tersebut, petugas memberi hukuman dan tindakan kepada 165 pelanggar Prokes, diantaranya 90 pelanggar diberi teguran lisan dan 75 pelanggar diberi teguran tertulis. Pelanggar Prokes yang terjaring adalah masyarakat umum yaitu penjual dan pembeli yang berada di Pasar Huta Tonga karena tidak memakai masker. Selanjutnya, Pelanggar diberikan sanksi berupa teguran tertulis.

" Selama pelaksanaan Operasi Yustisi sebagian besar warga di Pasar Huta Tonga sudah menyadari akan pentingnya mematuhi Prokes guna mencegah lenyebaran Covid-19 dan selama operasi petugas tetap memperhatikan Prokes, " kata Kasat
.(WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini