-->

Pemkab Tapsel Masih Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur

HARIAN9 author photo


 TAPSEL| H9
Dengan semangat pembangunan berkelanjutan, pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), masih menjadi skala prioritas demi kelancaran roda petekonimia  di masa pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan Bupati Tapsel Dolly Putra Parlindungan Pasaribu, saat menghadiri acara Safari Isra' Mi'raj di Kampung Setia Baru, Desa Simataniari, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapsel, Rabu (24/3/2021).

Kegiatan dihadiri, Kabag Humas dan Protokol Isnut Siregar, Plt. Kabag Kesejahteraan Rakyat Cos Riady Siregar, Camat Angkola Sangkunur M Thohir Parlindungan, Forkopimcam, Ketua BKMT, Ketua IPHI Tapsel, Ketua DMI Tapsel, kades, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan seluruh jamaah pengajian akbar serta undangan lainnya.

Dolly menyampaikan, sangat memahami bahwa akses jalan merupakan salah satu urat nadi perekonomian masyarakat di Tapsel. Tentu pemerintah. Tentu pemerintah sangat memahami keinginan masyarakat agar ruas jalan mulai Simpang Trikora sampai simpang Desa Simataniari (Kampung Setia Baru) perlu di perhatikan.

" Saya sempat membaca berita terkait aspirasi Kepala Desa Simataniari yang menginginkan agar akses jalan di daerah itu segera dibangun. Mendengar aspirasi tersebut, ia pun langsung mengontak Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tapsel guna mengetahui situasi jalan dari simpang menuju ke dalam Desa Simataniari, " ujarnya.

Menurut catatan dari Dinas PUPR Kabupaten Tapsel, setiap tahun ruas jalan tersebut diberi perhatian dalam  pembangunan. Permasalahannya, jalan di desa itu adalah lokasi yang rawan banjir. Artinya, kalau dibangun jalan hotmix seperti yang diinginkan masyarakat, maka akan hancur dalam sekejap. Tentu perlu dilakukan peningkatan elevasi badan jalan dengan penimbunan disertai dengan perkuatan dek penahan jalan dibeberapa bagian ruas jalan dan tentunya dilaksanakan secara bertahap serta disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

" Saya meminta masyarakat untuk mendorong anggota DPRD Kabupaten Tapsel dari setiap Dapil terutama Angkola Sangkunur agar tetap serius memperjuangkan pembangunan. Tentu melalui pertimbangan bersama 14 Kecamatan lain yang ada di Kabupaten Tapsel, sebab semua harus adil, " katanya

Bupati juga berkisah bahwa, masyarakat Simataniari khususnya, sangat berperan dalam memenangkan dirinya, menjadi anggota legislatif di Kabupaten Tapsel pada Pemilu Legislatif 2019 yang lalu dari Partai Gerindra. 

 " Saya tak akan mungkin tidak memperhatikan kondisi infrastruktur di Desa Simataniari. Tapi, meski demikian, dirinya meminta agar masyarakat Desa Simataniari paham dampak keuangan daerah yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19 di Kabupaten Tapsel. Artinya apa, dana dari pusat itu sudah dialokasikan ulang untuk penanganan Covid-19 yang menjadi prioritas dengan istilah refocusing, bahkan ditunda, itu kurang lebih dananya sebesar Rp.48 miliar. Itulah yang terjadi, faktanya pada saat ini, " kata dia.

Bahkan, Ia mengaku sudah menemui Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut beserta jajarannya seperti Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, PU, Kepala Bappeda, BNPB, dan Perhubungan agar memberikan prioritas untuk turut membangun Kabupaten Tapsel. Pihak pemerintah provinsi berjanji akan memberi prioritas untuk masyarakat Tapsel.

" Meskipun dalam kondisi yang cukup sulit akibat Covid-19 saat ini, saya  berharap agar masyarakat dapat bekerjasama termasuk terus mendo'akan dan mendukung pemerintah agar pembangunan di Kabupaten Tapsel tetap dikembangkan. Tentu penggunaan anggaran memiliki skala prioritas yang sudah diusulkan mulai dari Musrenbang tingkat Desa dan Kecamatan, " tuturnya

Mudah-mudahan katanya lagi, mulai tanggal 30 hingga 31 Maret 2021, kawan-kawan yang mewakili masyarakat di dewan, bisa ikut memperjuangkan agar menjadi prioritas program pembangunan yang ada termasuk di Angkola Sangkunur.

" Saya  tak ingin ada masyarakat yang terdzalimi. Terkait honorarium dari guru mengaji, madrasah, sekolah minggu, dan bilal mayit, pihaknya mengaku tak bisa menjanjikan yang muluk-muluk. Dolly berjanji akan tetap memperhatikan kesejahteraan dari sektor-sektor tersebut, " imbuhnya.

Setelah itu Bupati menyerahkan zakat dari BAZNAS Tapsel kepada 15 orang fakir miskin dan anak sekolah yang kurang mampu dan dilanjutkan dengan Safari Isra' Mi'raj yang diisi dengan tausiah oleh Al Ustadz Sulaiman Siregar. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini