-->

Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Di Kabupaten Paluta Sudah Mencapai 50 Persen

HARIAN9 author photo


PALUTA| H9
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dosis kedua masih berjalan dan sudah mencapai 50 persen. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Paluta dr Sri Prihatin Harahap melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr Afrida Henny Simamora, Selasa (02/03).

“Vaksinasi dosis kedua untuk Nakes masih berlangsung dan sudah mencapai 50 persen,” ujarnya.

Katanya, untuk penerima vaksin dosis pertama sampai saat ini belum ada yang tidak ikut divaksin dosis kedua.

Dijelaskannya, jumlah vaksin yang diterima pihak Pemkab Paluta tahap pertama untuk Nakes sebanyak 2300 vial yang direncanakan untuk 1300 orang dan penerima vaksin dosis pertama sebanyak 1298 orang yang terdiri dari Nakes dan pejabat esensial lingkup Pemkab Paluta.

“Ada 4 vial vaksin yang tidak terpakai karena tidak berlabel, makanya hanya 1298 orang yang ikut vaksin dosis pertama,” jelasnya.

Afrida juga menjelaskan bahwa untuk pelaksanaan vaksinasi tahap kedua termin I akan digelar dalam waktu dekat dan sesuai hasil koordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, vaksinasi tahap II akan dilaksanakan setelah pelaksanaan vaksinasi tahap I dosis kedua mencapai minimal 70 persen.

Lanjutnya, untuk vaksinasi Covid-19 tahap kedua termin pertama difokuskan bagi personel TNI/Polri dan petugas pelayanan publik.

“Kita jadwalkan dalam waktu dekat atau minggu depan kita akan melakukan penjemputan vaksin ke Dinkes Provsu setelah vaksinasi tahap I dosis kedua pelaksanaannya mencapai diatas 70 persen sesuai hasil koordinasi dengan pihak Dinkes Provsu,” terangnya.

Adapun untuk jumlah vaksin tahap ke II termin pertama sesuai data alokasi logistik pendukung vaksinasi Covid-19 dari Dinkes Provsu, kabupaten Paluta akan menerima vaksin yang akan dijemput oleh pihak Dinkes Paluta sebanyak 140 vial Multi Doos yang sudah di produksi biofarma dengan nama Covid-19 Vaccine.

Afrida menyebutkan bahwa 1 vial vaksin tersebut nantinya akan berisi dosis untuk 8-10 orang penerima sehingga untuk jumlah penerima vaksin tahap II termin pertama ditargetkan sebanyak maksimal 1400 orang.(WD-009)

Komentar Anda

Berita Terkini