Akses Road Asahan Tobasa Rusak Parah, PT PLN Bangun Jalan Akses PTPN 3 KBDSL Asahan

HARIAN9 author photo


KISARAN|H9
Kondisi Akses Road Asahan Tobasa yang dilintasi dan dipergunakan mengangkut bahan material PT. PLN untuk membangun Proyek PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) Asahan 3, saat ini kondisinya sungguh sangat memprihatinkan. Mengingat kondisi jalan yang berlubang dan pinggiran (Beram) yang begitu dalam, sehingga mengkhawatirkan pengguna jalan akan mudah mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan berlubang dan beram yang dalam.

Pantuan harian9.com akses Road ini merupakan jalan alternatif untuk mengangkut material Pembangunan Proyek PLTA Asahan 3, belum lagi angkutan yang digunakan sangat besar dan panjang sehingga mengganggu pengguna jalan lain. Dan diperparah lagi dengan kondisi jalan berlubang dan sempit serta kondisi beram yang sangat dalam. Kemudian terlihat dilokasi, penumpukan material sudah diserak ke jalan.

Anehnya..! Kok bisa material Proyek Pembangunan PLTA Asahan 3 dibawah naungan BUMN PT.PLN berada di lokasi perbaikan jalan Perusahaan BUMN PTPN 3 Kebun Bandar Selamat (KBDSL) Kecamatan  Aek Songsongan Kabupaten  Asahan. Padahal saat ini kondisi jalannya masih layak dibandingkan Akses Road Asahan menuju Tobasa. Mengingat kondisinya sungguh perlu perhatian dan perbaikan dan merupakan Akses vital untuk mengangkut material Pembangunan Proyek Pembangunan PLTA Asahan 3.

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada humas PT PLN, Frans melalui Whatsup beliau menjawab "Dapat info dari mana ya pak itu material Asahan 3?". Ketika harian9.com mengatakan bahwa kita berada dilokasi beliau baru menjawab, "Material itu untuk membantu jalan ke desa Situnjak pak," Kemudian harian9.com kembali bertanya "Jadi bener ya Pak itu dari bantuan Dari PLTA Asahan 3?", beliaupun menjawab," Iya pak bantuan ke masyarakat,".

Lebih Anehnya lagi, ketika ditanya apakah ini resmi?, beliau malah memberikan nomor handphone Risjone Simatupang sebagai humas Sajo (Shimizu Adhi Karya Join Operation).

Menanggapi hal ini, Bakti Marpaung (46), tokoh muda Kabupaten Asahan ketika dihubungi usai dari lokasi material sangat menyayangkan bantuan yang diberikan Pihak PT.PLN dinilai kurang tepat sasaran mengingat lokasi jalan yang dibantu merupakan jalan Perusahaan BUMN PTPN 3 KBDSL.

"Saya juga merasa heran akses jalan yang dibantu pihak PLN, tidak merupakan jalur vital dan bukan merupakan lokasi jalan yang berdekatan dengan Proyek PLTA Asahan 3 bahkan lokasi tersebut tidak dilalui oleh angkutan Proyek PLTA Asahan 3," ucapnya.

Jelas-jelas jalan poros Asahan Menuju Tobasa tepatnya di Desa Aek Songsongan merupakan akses jalan yang dilalui untuk mengangkut material pembangunan PLTA Asahan 3 kondisinya sangat memprihatinkan ,jalan berlubang dan beram yang dalam, seharusnya itu yang harus segera mendapat perhatian serius dan perlu perbaikan.

"Hal ini perlu dipertanyakan dan dikaji ulang. Ada kepentingan apa Dengan Bantuan ini. Kita akan mencoba menelusuri kebenarannya."ungkapnya.

Awalnya sudah banyak permohonan dari organisasi dan pemerintah desa di jalur akses ring road jalan lintas P.Rakyat Sigura-gura menuju kawasan proyek PLTA Asahan3 yang memohonkan perbaikan jalan dengan memohonkan agar material batuan galian tunel bisa dimanfaatkan untuk membenahi jalan yang hingga kini bertambah parah kerusakannya, namun pada kenyataannya hal itu ditunda tunda pelaksanaannya, terutama pada ruas jalan sempit pada beberapa desa di perkebunan Bandar Pulau, Marjanji Aceh serta desa Loburappa kecamatan Aek Songsongan.

Namun kekecewaan ini terungkap ketika banyak pihak menyaksikan puluhan truk batuan yang diduga berasal dari material galian terowongan PLTA Asahan 3 dikirim ke jalur jalan mantap PTPN3 KBDSL menuju Desa Situnjak yang mana jalan tersebut merupakan jalan HGU kebun,  tidak ada hubungannya dengan arus mobilisasi yang berkaitan dengan proyek, ini sangat rancu.

"Sehingga memicu adanya dugaan konspirasi oknum tertentu dengan pihak PLN sebagai owner/ pemrakarsa dan SAJO sebagai main contraktor yang mengekploitasi material batu galian dimaksud. Serta kami menilai jika ini bentuk kepedulian sosial PT. PLN PLTA AS3,  sebaiknya  berlaku adil, tanpa diskriminatif dgn desa desa yang lainnya disekitar kawasan proyek yang telah lama memohonkan bantuan material tersebut, ini akan memicu kecemburuan sosial tentunya.,"katanya. (WD032)

Komentar Anda

Berita Terkini