-->

Bupati Tapsel Beri Himbauan Agar Selama Ibadah Ramadhan Warga Tetap Patuhi Prokes

HARIAN9 author photo


 TAPSEL| H9
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Dolly Pasaribu, SPt, MM, mengimbau kepada segenap masyarakat di Kabupaten Tapsel agar saat pelaksanaan ibadah pada bulan suci Ramadhan tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dalam beraktivitas sehari-hari.

Hal itu disampaikan Bupati Dolly saat menghadiri acara peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1442 H dan pengajian akbar Badan Kontak Majelis Ta'lim (BKMT) sekaligus penyambutan bulan suci Ramadhan 1442 H di Desa Sigumuru, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapsel, Rabu (7/4/2021).

Pada acara tersebut dihadiri, anggota DPRD Tapsel Armeini Batubara, Plt. Kabag Kesra Cos Riady Siregar, Camat Angkola Barat Maruhum Hot Taufik, para Lurah dan Kepala Desa (Kades) dan seluruh jamaah pengajian BKMT Kecamatan Angkola Barat.

" Upayakan kita semua untuk selalu mematuhi Prokes dan menerapkan 3M bahkan 5 M dalam Prokes yaitu memakai masker dengan baik dan benar, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir; ini bisa diatasi dengan wudhu, menjaga jarak dengan mengatur shaf yang baik saat sholat berjamaah, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi, " ujar Dolly.

Disebutkannya, walaupun Covid-19 belum berakhir, tetapi warga agar tetap menggunakan masker ketika hendak mengadakan kegiatan ibadah di bulan Ramadhan. Sebab, kata Dolly, pandemi Covid-19 di Kabupaten Tapsel guna mencegah penyebaran Covid-19.

" Kita berupaya, Covid-19 ini yang sudah semakin kecil di Tapsel, tidak lagi menjadi marak atau membesar dan selama Ramadhan nanti, kita memang dibolehkan untuk tadarusan atau mengaji Al Quran, salat Tarawih dan Witir berjamaah, tentu dengan tetap menerapkan Prokes, " katanya.

Dolly menambahkan, putusnya mata rantai penyebaran Covid-19, tidak akan tercipta jika tidak ada dukungan dari semua unsur maupun elemen masyarakat dan sangatlah tidak elok terus-terus pemerintah mengigatkan masyarakat melalui Operasi Yustisi.

"  Seharusnya masyarakat sudah sadar akan bahaya Covid-19 sehingga dengan sukarela mematuhi Prokes. Sebab, jika seorang terkena Covid-19 maka harus diisolasi atau dikarantina selama 14 hari. Pastilah kita akan kesulitan, karena diisolasi. Termasuk, yang akan ke sawah, ke ladang maupun yang berjualan akan semakin sulit, " terangnya.

Menjelang bulan Ramadhan, atas nama pribadi maupun Pemkab Tapsel, Bupati Dolly memohon maaf kepada segenap warga, mana tau, selama dirinya melakukan kampanye pencalonan anggota DPRD, atau saat berkampanye mencalonkan Bupati maupun sesudah menjabat sebagai Bupati Tapsel, ada salah kata dan perilaku. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini