-->

Bupati Tapsel Ikuti Rakor Dengan Presiden RI

HARIAN9 author photo


 TAPSEL|H9
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Dolly Putra Parlindungan Pasaribu, SPt, MM, dan Wakil Bupati, Rasyid Assaf Dongoran, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) tentang hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 dengan Presiden RI, Ir Joko Widodo, secara virtual, di aula Sarasi II, Lantai III, Kantor Bupati Tapsel, Rabu (14/4/2021).

Kegiatan dihadiri Ketua DPRD Tapsel yang diwakili anggota DPRD, Kapolres Tapsel, AKBP Roman Smaradhana Elhaj, Dandim 0212/TS, Letkol (Inf) Rooy Chandra Sihombing, Kajari Tapsel Ardian, Sekda Tapsel Parulian Nasution, Asisten Pemerintahan dan Kesra Hamdan Zen, Asisten Ekonomi Pembangunan Moh Said, Asisten Administrasi Umum Ahmad Buchori, Kabag Humas & Protokol Isnut Siregar dan Kabag Tapem Yohanes.

Selain Presiden, turut juga memberikan arahan di antaranya, Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono, dan Kepala BNPB Doni Monardo.

Dalam arahannya, Presiden RI mengatakan, jika jabatan yang diberikan kepada seluruh Kepala Daerah yang telah terpilih di Pilkada serentak kemarin merupakan kehormatan dan juga tanggung jawab yang besar serta berat. Oleh karenanya, para kepala daerah harus berani berinovasi, bukan hanya dengan mengikuti rutinitas, namun bekerja dengan kecepatan tinggi.

" Menurut saya, semakin sedikit kegiatan, maka secara manajemen semakin gampang untuk mengontrolnya. Oleh karena itu, saya berharap, para Kepala Daerah untuk membuat kegiatan yang besar anggarannya agar dikonsentrasikan penggunaannya sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat, " terang Presiden.

Disamping itu, ketika bekerja jangan hanya puas membaca laporan saja, namun harus mengecek dan melihat serta melakukan kontrol langsung di lapangan. Selain itu, Jokowi juga meminta agar Kepala Daerah membuat kebijakan yang fokus dengan skala prioritas jelas sehingga anggaran itu, jelas sasaran dan tepat penggunaannya.

" Usahakan belanja modal lebih besar daripada belanja aparatur. Jangan sampai yang namanya anggaran dibagi rata ke masing-masing OPD. Kita harus melihat, mana yang akan diprioritaskan dan mana yang menjadi unggulan, " ungkapnya.

Tak lupa, Presiden juga menyinggung situasi pemerintahan saat ini, yang masih fokus dalam pemulihan kesehatan serta pemulihan ekonomi sehingga sudah jadi tugas semua pemerintah bawahan untuk mengelola kedua hal itu dengan baik dan tepat. Presiden menegaskan agar Kepala Daerah mulai lakukan isolasi di lingkungan terkecil, supaya penyebaran Covid-19 tidak menyebar secara signifikan.

Presiden juga mengingatkan agar Kepala Daerah memperbanyak program padat kerja sambil menunggu pertumbuhan ekonomi berjalan kembali. Dengan padat kerja, maka dapat memberikan pekerjaan ke masyarakat, melakukan permodalan ke UMKM, serta mendukung penuh pelaku dunia usaha yang ingin lakukan investasi.

" Lakukan sosialisasi dan penegakan Protokol Kesehatan dengan dibantu TNI/Polri dan Forkopimda. Kemudian, cek semua persediaan obat-obatan dan dukung penuh program vaksinasi, dengan cara ini, diharapkan pemulihan kesehatan dapat dicapai, " harap Presiden.

Usai Rakor secara virtual dengan Presiden RI Joko Widodo, Bupati Tapsel Dolly Putra Parlindungan Pasaribu, S.Pt, MM menyatakan akan menterjemahkan arahan Bapak Presiden dalam membangun Tapsel dan ia setuju bahwa dalam membangun sebuah daerah, harus benar-benar memperhatikan skala prioritas, sehingga pembangunan itu bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

" Dengan demikian, diharapkan  kesejahteraan masyarakat akan jauh semakin meningkat serta dapat dirasakan keikutsertaannya dalam pembangunan daerah. Kemudian, diharapkan juga agar masyarakat dengan sukarela akan mengawal pembangunan itu dengan tepat sasaran, " terang Dolly.

Ia menambahkan, saat ini Presiden sangat fokus dalam pemulihan kesehatan akibat Covid-19. Oleh karena itu ia mengajak masyarakat Tapsel untuk tetap menjaga kesehatan dengan selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) karena dengan melalui Prokes yang ketat, maka Covid-19 akan bisa dikendalikan sehingga roda perputaran ekonomi dapat berjalan normal kembali.

" Apalagi, target pertumbuhan ekonomi nasional kini telah menunjukkan tren positif. Maka itu, semua pihak perlu mendukung hal itu agar pertumbuhan ekonomi semakin meningkat. Dari hasil Musrenbang RKPD lalu, berdasarkan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Tapsel 2020 meningkat sebesar 0,39 persen dan itu menunjukkan, bahwa Tapsel siap mendukung pertumbuhan ekonomi sebagaimana arahan dari Bapak Presiden, " tandasnya.(WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini