-->

DDS untuk Paud Salah Satu Desa di Pakpak Bharat Dipertanyakan, Ini Tanggapan Kades...

HARIAN9 author photo


PAKPAK BHARAT| H9
Anggaran yang digelontorkan untuk bantuan Pendidikan Anak Sekolah Dini (PAUD) di Desa Kecamatan Sitellu Tali Utang Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat patut dipertanyakan.

Bantuan yang bersumber dari Dana Desa (DDS) Desa tersebut TA.2020 sebesar Rp 33.000.000 yang diman dipergunakan untuk membayar honor/insentif penyelenggara dan tutor Paud,dan juga untuk ke beberapa kebutuhan PAUD tersebut.

Menanggapi hal tersebut, kepala Desa tersebut, didampingi Kaur Keuangan saat dikonfirmasi harian9.com dikantornya Selasa (6/4/2021) mengakui bahwa ada dana  yang bersumber dari DDS TA.2020 yang di anggarkan untuk PAUD di desa tersebut sebesar Rp 33.000.000, dimana dana dialokasikan untuk Pembayaran honor/insentif penyelenggara dan tutor paud beserta keperluan lainnya.

"Adapun rincian bantuan anggaran dana penyelenggaraan  PAUD digunakan untuk  pembayaran honor/ insentif 1 orang penyelenggara dan 2 orang tutor dimana masing-masing mendapatkan Rp 500.000 perbulannya,sehingga untuk satu tahunnya honor/insentif penyelenggara dan tutor sebesar diserahkan senilai Rp 18.000.000. Selain itu juga dipergunakan untuk pembelian makanan tambahan senilai Rp 6.600.000, pembelian buku,P3K/Obat,kapur tulis (Benda Pos) Rp 1000.000, pembayaran sewa gedung PAUDRp 1700.000 honor TPK (tim pelaksana kegiatan) RP 400.000 dan biaya cetak penggandaan SPJ," sebutnya.

Ditempat terpisah, penyelenggara PAUD saat dikonfirmasi Selasa (6/4/2021) menyangkal menerima beberapa bantuan yang diserahkan oleh pemerintah desa tersebut.

"Adapun yang kami terima dari bantuan dari  desa hanya honor/insentif penyelenggara dan tutor pada tahun 2020 keseluruhannya senilai Rp 18.000.000, sedangkan untuk makan tambahan 2 Kotak susu bubuk untuk satu Murid dari 27 murid PAUD serta pembayaran sewa kontrak gedung Sebesar Rp 1.200.000,selain itu tidak ada," katanya.

Kalau ada informasi barang seperti Alat tulis, buku yang diserahkan pihaknya tidak pernah terima. Sementara untuk pembayaran kontrak gedung PAUD sendiri setau saya juga hanya sebesar Rp 1.200.000 bukan 1.700.000. (WD-045)


Komentar Anda

Berita Terkini